Asien dan Yuliana tidak pernah menyangka bahwa proses pindah rumah akan berubah menjadi peristiwa yang menguji iman mereka.
Saat itu, Asien sedang berada di apartemen baru mereka untuk membereskan rumah. Ia naik tangga, lalu terjatuh dan kepalanya terbentur lantai granit yang keras. Benturan itu membuatnya mengalami pendarahan otak yang cukup parah.
“Saya tergeletak di sana lebih dari 12 jam, sampai istri saya menemukan saya,” ungkap Asien dalam kesaksiannya di YouTube Solusi TV.
Yuliana baru menyadari ada yang tidak beres ketika ia terbangun sekitar pukul 4 pagi. Ia mencari suaminya, tetapi Asien tidak ada. Merasa panik, Yuliana menghubungi teman gerejanya untuk mengantarnya ke apartemen baru mereka.
BACA JUGA: Anak 9 Tahun Ini Gak Takut Diejek Lagi Setelah Nonton Kisah Musa di Superbook
Begitu tiba di sana, Yuliana melihat Asien sudah tergeletak dan tidak sadarkan diri.
“Waktu saya melihat itu, saya benar-benar penuh dengan ketakutan. Saya tidak tahu harus ngapain,” kenang Yuliana.
Asien segera dibawa ke rumah sakit dan menjalani operasi. Namun setelah operasi, dokter menyampaikan kondisi yang berat kepada Yuliana. Asien masih dalam keadaan kritis dan koma. Bahkan dokter meminta Yuliana mempersiapkan diri untuk beberapa kemungkinan buruk.
“Kalau suami kamu itu bangun, dia mungkin tidak mengenal kamu lagi. Kepribadiannya bisa berubah total. Dan kalau bangun, dia bisa cacat seumur hidup,” kata Yuliana mengingat ucapan dokter.
Selama dua minggu Asien koma, Yuliana datang setiap hari ke rumah sakit. Ia melihat suaminya terbaring tanpa respons. Namun di tengah kondisi itu, Yuliana memilih tetap berdoa dan percaya.
BACA JUGA: Bukan di Brasil, Patung Yesus Terbesar di Dunia Justru Akan Berdiri di Armenia
“Di situ saya harus pakai mata iman saya. Kalau dia mendengar apa yang saya doakan, kalau dia tahu kalau saya datang,” ujarnya.
Pelan-pelan, tanda kecil mulai muncul. Tangan Asien mulai bergerak. Kakinya mulai memberi respons. Bahkan pada hari ke-12 atau ke-13, Asien sempat menulis nama Yuliana.
Bagi Yuliana, itu menjadi penguatan bahwa Tuhan sedang bekerja dalam proses pemulihan suaminya.
Bagaimana Asien bisa melewati masa kritis itu? Apa yang membuat Yuliana tetap percaya di tengah vonis dokter yang berat? Saksikan kisah lengkap Asien dan Yuliana di YouTube Solusi TV.
Sumber : YouTube Solusi TV
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!