Dia pernah meminta izin untuk beristri dua. Bahkan, ketika ditolak, senjata tajam diletakkan di leher sang istri. Bukan hanya itu, wanita simpanan pun berani menelepon dan menantang: “Lu istri yang enggak tahu diri!”
Inilah yang dialami Ibu Sherlye. Perjanjian pisah harta sebelum menikah yang awalnya bertujuan “menikah dengan tulus” justru menjadi jerat. Selama bertahun-tahun, tidak ada satu pun aset atas nama dirinya. Suami yang seorang pengacara semakin arogan, terutama setelah ibu Sherlye meninggal. Tak ada lagi yang disegani.
Puncaknya, ia disarankan untuk “memancing” kekerasan agar cukup bukti untuk dilaporkan ke polisi. Ia pun melakukannya. Babak belur, lapor polisi, hingga suami balik hendak memenjarakannya karena dianggap mencuri uang.
Namun, di tengah pelarian dan kekosongan hati, sebuah lagu rohaniah tiba-tiba berkumandang di restoran China. Dan saat suami hendak membawanya ke penjara, sebuah kecelakaan kecil terjadi. Hati Small berbicara: “Turun kalau berhenti.”
Ia turun. Lalu meminta tiga tanda dari Tuhan jika harus kembali. Yang pertama datang dari psikiaternya, “Kamu pulang.” Yang kedua dari adiknya, setelah anaknya menulis “RIP Shelby” karena depresi. Yang ketiga, melalui mimpi tentang orang lumpuh yang diperintahkan: “Pulanglah.”
Tiga tanda digenapi. Pengampunan dimulai bukan hanya pada suami, tetapi juga pada wanita itu. Kini, rumah tangga mereka pulih.
Saksikan bagaimana kasih Tuhan memulihkan kehancuran total.
Tonton video selengkapnya di bawah ini. Jangan lewatkan kisah nyata mukjizat pernikahan ini!
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”