Dulu Suka Pulang di Tengah Ibadah, Sekarang Jadi Anak yang Paling Semangat Sekolah Minggu
Sumber: Jawaban.com

Impact Story / 31 January 2026

Kalangan Sendiri

Dulu Suka Pulang di Tengah Ibadah, Sekarang Jadi Anak yang Paling Semangat Sekolah Minggu

Lori Official Writer
4399

Bayangkan sebuah tayangan animasi sederhana namun bisa  dipakai Tuhan untuk mengubahkan hati seorang anak. Dari yang mudah bosan, sering pulang di tengah ibadah, hingga lebih tertarik pada game di ponsel, menjadi anak yang rindu datang ke rumah Tuhan, berdoa dengan sungguh, dan memahami arti ketaatan. Inilah dampak nyata Superbook, program pemuridan anak dari CBN Indonesia, yang memperkenalkan kasih Tuhan dengan cara yang sederhana, menarik, dan relevan bagi dunia anak. 

Melalui 68 kisah terbesar Alkitab yang dikemas dalam 5 musim Animasi Superbook, anak-anak tidak hanya menonton cerita Alkitab, tetapi dibimbing untuk mengenal Tuhan secara pribadi, mencintai Firman-Nya, dan memiliki hati yang missioner untuk membagikan kasih Tuhan kepada sesama.

Inilah kisah Agenia, seorang gadis kecil dari kota Kupang — yang hatinya Tuhan ubahkan dengan cara yang sangat ajaib lewat pelajaran Alkitab di sekolah minggu.

Agenia Orisa—atau akrab disapa Isa, begitu ia biasa dipanggil—berusia delapan tahun. Sejak kecil, ia sudah diajak orang tuanya aktif ke gereja dan mengikuti Sekolah Minggu. Namun seiring bertambahnya usia, ibadah bukan lagi hal yang menarik baginya. Isa sering datang terlambat, bahkan pulang sebelum ibadah selesai. Kadang ia lebih memilih bermain game di rumah. Orang tuanya harus membujuk, merayu, bahkan menjanjikan makanan ringan agar Isa mau bertahan di ruang ibadah.

 

Baca Juga: Takut Gelap Sejak Nonton Tayangan Horor, Namun Kisah Daud di Superbook Ajarkan Ini…

 

Ibunya mengakui dengan jujur, “Kadang saya sudah antar sampai ruang Sekolah Minggu, tapi Isa bilang tidak mau ikut. Kalau dengar teman-temannya menyanyi dari rumah, baru dia mau datang. Itu pun harus dibujuk dulu.”

Semua berubah pada satu momen sederhana. Di Sekolah Minggu, Isa menonton Superbook—kisah tentang Yunus yang melarikan diri dari panggilan Tuhan dan ditelan ikan besar. Hari itu, Firman Tuhan tidak hanya masuk ke telinga Issa, tetapi turun ke hatinya.

 

Baca di Halaman Selanjutnya -->

Sepulang dari Sekolah Minggu, Issa bercerita dengan penuh semangat kepada mamanya. “Mama, hari ini kami nonton video Yunus. Yunus ditelan ikan besar. Karena Yunus tidak taat sama Tuhan.”

Ketika ditanya apa yang ia pelajari dari Yunus, Isa menjawab dengan polos namun dalam, “Aku belajar harus taat sama Tuhan. Kalau tidak taat, itu dosa.”

Pengakuan itu tidak berhenti sebagai kata-kata. Isa mulai mengoreksi dirinya sendiri. Dengan jujur ia berkata, “Pulang sebelum ibadah selesai itu dosa. Terlambat ibadah juga dosa.”

Sejak hari itu, perubahan Isa terlihat jelas. Ia tidak lagi meninggalkan ibadah di tengah jalan. Bahkan kini, sebelum waktu ibadah tiba, Isa sudah bersiap dan selalu pamit sebelum berangkat. “Mama, Isa mau ke gereja,” katanya.

 

Baca Juga: Dari Anak yang Tak Mengerti Menjadi Paham Firman Tuhan

 

Demikian seperti penuturan sang mama mengungkapkan, “Puji Tuhan, sekarang Isa tidak pernah bolos lagi. Kalau hari Minggu, dia sudah siap-siap sendiri. Main game juga sudah jauh berkurang. Kalau diingatkan, dia mau simpan handphone."

Perubahan itu juga terlihat di rumah. Sebelum makan, Isa selalu mengingatkan adiknya untuk berdoa. Jika adiknya lupa, Isa yang memimpin doa - membuat orang tuanya bangga.  

Ketika ditanya siapa Tuhan Yesus baginya, Isa menjawab tanpa ragu, “Tuhan Yesus itu Juru Selamat. Dia hapus dosa kita.”

Inilah buah dari Firman Tuhan yang ditanamkan dengan cara yang tepat—sesuai usia, dunia, dan hati seorang anak.

Masih banyak anak-anak lain seperti Isa—yang hatinya siap disentuh. Melalui Superbook, anak-anak bukan hanya mengenal cerita Alkitab, tetapi menghidupi kebenaran Firman Tuhan dalam keseharian mereka. 

Kami memanggil setiap Anda untuk ikut ambil bagian dalam membentuk generasi yang mengenal Tuhan sejak dini, mencintai Firman-Nya, dan bertumbuh dengan hati yang taat serta missioner.

 

Ambil Bagian Sekarang!

 

Halaman :
Tampilkan per Halaman

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?