Cara Sheila Marcia Bicara Jujur pada Anak yang Bikin Hubungan Makin Kuat
Sumber: YT Denny Sumargo

Parenting / 6 January 2026

Kalangan Sendiri

Cara Sheila Marcia Bicara Jujur pada Anak yang Bikin Hubungan Makin Kuat

Aprita L Ekanaru Official Writer
1700

Kejujuran dalam parenting sering kali menjadi dilema besar bagi orang tua. Di satu sisi, orang tua ingin melindungi perasaan anak. Di sisi lain, menyimpan terlalu banyak rahasia justru bisa menciptakan jarak emosional. Kisah Sheila Marcia bersama putri sulungnya menjadi contoh nyata bahwa kejujuran yang disampaikan dengan cinta dan cara yang tepat justru mampu memperkuat hubungan orang tua dan anak.

Sebagai seorang ibu, Sheila Marcia memilih membangun hubungan yang dekat, terbuka, dan penuh kepercayaan dengan anaknya. Ia menyadari bahwa pola asuh tidak hanya soal memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional yang sehat sejak dini. Karena itulah, komunikasi jujur menjadi fondasi utama dalam hubungan ibu dan anak yang ia jalani.

 

BACA JUGA: Saatnya Mendengarkan Anak, Refleksi Hari Anak Sedunia

 

Jujur pada Anak Secara Bertahap dan Sesuai Usia

Sheila Marcia tidak menyampaikan kebenaran secara tiba-tiba atau tanpa pertimbangan. Secara bertahap dan sesuai dengan usia anak, ia mengomunikasikan kebenaran tentang kelahiran Leticia. Sheila tidak menutupi fakta bahwa dirinya hamil di luar pernikahan, namun cara penyampaiannya penuh empati dan kehati-hatian.

Penekanan utama bukan pada kesalahan masa lalu, melainkan pada makna kehadiran sang anak. Sejak awal, Sheila menegaskan bahwa Leticia adalah sebuah berkat, bukan kesalahan. Pesan ini menjadi pondasi penting agar anak tidak tumbuh dengan rasa bersalah atau luka batin akibat masa lalu orang tuanya.

 

Menanamkan Rasa Aman dan Penerimaan Diri pada Anak

Cara Sheila Marcia bicara jujur pada anak juga bertujuan menanamkan rasa aman dan penerimaan diri. Anak diposisikan sebagai sosok yang dicintai sepenuhnya, tanpa syarat. Dengan pendekatan ini, anak merasa dihargai dan dipercaya secara emosional.

Ketika anak merasa dicintai tanpa beban, ia akan tumbuh dengan kepercayaan diri yang lebih kuat. Ia tidak melihat dirinya sebagai bagian dari masalah, melainkan sebagai pribadi berharga yang memiliki tempat aman dalam keluarga.

 

BACA JUGA: 5 Kebiasaan Kecil di Rumah yang Membentuk Anak Bersyukur

 

Mengajarkan Bahwa Masa Lalu Tidak Menentukan Masa Depan

Melalui komunikasi terbuka, Sheila Marcia juga menanamkan nilai kehidupan yang penting. Anak diajak memahami bahwa masa lalu memang tidak bisa diubah, tetapi masa depan selalu bisa diperbaiki. Setiap orang memiliki pilihan untuk tumbuh, belajar, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Nilai ini menjadi bekal mental yang kuat bagi anak. Ia belajar melihat kesalahan sebagai proses pembelajaran, bukan sebagai akhir dari segalanya. Cara pandang ini membantu anak menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA>>

Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami