Dunia pelayanan Kristen di Indonesia kembali diselimuti duka. Ps. Eriel Siregar telah berpulang ke rumah Bapa di surga pada Selasa dini hari, pukul 02.15 WIB. Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Timotius Firman Chairudin, salah satu jemaat di gereja yang digembalakan almarhum.
Melalui unggahan Instagram @timdistorsi, Timotius menuliskan, “Tuhan Yesus sungguh baik. Telah berpulang Gembala Senior kami Ps. Eriel Siregar ke rumah Bapa di surga pada pukul 02:15 tadi pagi. Kami jemaat @generasibarujakarta turut berdukacita yang mendalam untuk seluruh keluarga besar Ps. Eriel.”
Dalam unggahan tersebut, ia juga menyebutkan istri dan anak-anak almarhum yang ditinggalkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya Ps. Eriel Siregar maupun informasi terkait prosesi pemakaman.
Perjalanan Iman dan Pelayanan Ps. Eriel Siregar
Ps. Eriel Siregar, yang memiliki nama lengkap Hairil Alamsjah Siregar, menerima Tuhan Yesus Kristus pada tahun 1986. Sejak awal pertobatannya, ia memiliki kerinduan besar untuk melayani Tuhan dan membangun jemaat yang hidup dalam kuasa Roh Kudus.
Pada tahun 1988, ia merintis Gereja Pentakosta di Indonesia (GPMI) di Yogyakarta. Gereja ini berkembang pesat dengan visi misi yang kuat, hingga merintis cabang di sekitar 45 kota di seluruh Indonesia pada akhir 1990-an.
Namun, pada tahun 1999, Ps. Eriel menerima suatu pewahyuan mengenai pentingnya otonomi jemaat lokal. Atas dasar ketaatan kepada wahyu tersebut, ia memutuskan untuk membubarkan GPMI. Setahun kemudian, ia kembali ke Yogyakarta dan merintis jemaat lokal otonom yang kemudian dikenal sebagai JKI Generasi Baru.
Selain menggembalakan jemaat, Ps. Eriel Siregar aktif melayani di berbagai kota dan acara kebangunan rohani. Ia juga dikenal luas melalui pelayanannya sebagai host acara “Solusi” di CBN Indonesia pada tahun 2003–2006. Dalam masa pelayanan tersebut, tercatat banyak kesaksian tentang mukjizat dan keselamatan jiwa-jiwa.
Doa bagi Keluarga yang Ditinggalkan
Ps. Eriel Siregar meninggalkan seorang istri, Sinta Sontari Lontoh, serta empat orang anak. Mari bersama-sama mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar Tuhan Yesus memberikan penghiburan, kekuatan, dan damai sejahtera.
Warisan iman dan pelayanan Eriel Siregar akan terus hidup dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Sumber : Jawaban.com