Kepahitan Sampai Ingin Bunuh Ayahnya Sendiri, Bagaimana Akhirnya Dia Bisa Mengampuni?

Media Program / 8 December 2025

Kepahitan Sampai Ingin Bunuh Ayahnya Sendiri, Bagaimana Akhirnya Dia Bisa Mengampuni?
Sumber: Cahaya Bagi Negeri Youtube
Aprita L Ekanaru Official Writer
6722

Bagaimana mungkin seseorang yang terluka sedalam itu dipermalukan, ditinggalkan, dan menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga sejak kecil, akhirnya mampu memeluk dan mengampuni ayahnya sendiri? Inilah kisah nyata Parlindungan, yang tumbuh dalam keluarga broken home dengan ayah yang merupakan pelayan Tuhan, namun hidupnya penuh dengan kepahitan, kemarahan, dan pengkhianatan.

Sejak usia balita, dia sudah diejek sebagai “anak haram” karena kerap ditinggalkan ayahnya. Luka itu kian dalam ketika dihadapkan pada kenyataan pahit, bahwa sosok yang seharusnya melindungi justru menjadi sumber rasa sakit. Ayahnya, seorang pemabuk, kerap mengucapkan kata-kata kasar, bahkan melakukan kekerasan fisik di depan matanya. Rumah, yang seharusnya menjadi tempat berlindung, justru menjadi sumber luka yang terus menganga. Kepahitannya memuncak hingga dia merancang rencana untuk “membalas” dengan menjadi sukses dan membunuh ayahnya sendiri.

Perjalanan pelariannya ke Jakarta justru membawanya pada titik terendah, ibunya meninggal, impiannya hancur, dan keinginan untuk bunuh diri menguat. Namun, di balik keputusasaan itu, ada proses pemulihan yang ajaib melalui sebuah titik balik spiritual. Bagaimana dia bisa mengalami titik balik itu? Apa yang terjadi saat dia akhirnya memutuskan untuk mengampuni setelah belasan tahun menyimpan dendam?

Proses pengampunan itu tidak instan, tetapi melalui sebuah momen ibadah yang mengharukan, di mana dia merasakan kelegaan dan pembebasan batin untuk pertama kalinya. Lebih dari itu, keputusannya untuk datang langsung ke ayahnya, memeluk, dan berkata, “Pak, saya ampuni Bapak,” menjadi penutup yang penuh keajaiban dan air mata.

Jika Anda saat ini sedang bergumul dengan luka dari orang tua atau keluarga, merasa tidak mungkin bisa mengampuni, atau bahkan membenci diri sendiri karena trauma masa lalu, Anda tidak sendirian. Kisah ini membuktikan bahwa pemulihan dan pengampunan itu mungkin, sekeras apa pun hati kita.

Ingin tahu detail lengkap perjalanan emosional dan spiritual Parlindungan? Simak perbincangan yang dalam dan penuh inspirasi ini dalam video selengkapnya di bawah ini. Temukan bagaimana langkah demi langkah dia menemukan kedamaian dan kebebasan sejati.

Butuh Doa, Konseling, atau Pendampingan?

Jika Anda sedang dalam pergumulan berat seputar keluarga, iman, pernikahan, atau masa lalu, jangan hadapi sendirian. Silakan hubungi nomor Layanan Doa CBN  di bawah ini.

Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?