Kenapa Pemuridan Anak Harus Dimulai dari Usia Dini?
Sumber: RDNE Stock project from Pexels

News / 4 December 2025

Kalangan Sendiri

Kenapa Pemuridan Anak Harus Dimulai dari Usia Dini?

Claudia Jessica Official Writer
1581

Sebagai orang Kristen, kita seringkali diingatkan betapa berharganya anak-anak di mata Allah. Mazmur 127:3 dengan jelas menyatakan, "Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah."

Mereka bukan hanya anugerah yang memperkaya keluarga, tetapi juga generasi penerus yang Tuhan percayakan untuk dijaga, dibimbing, dan dibentuk. Karena itu, Memuridkan Anak Usia Dini menjadi sebuah panggilan penting bagi orang tua, keluarga, maupun gereja.

 

BACA JUGA: Hari Anak Nasional Saatnya Gereja Bergerak Mendidik Iman Anak

Mengapa Harus Usia Dini?

Para ahli perkembangan anak sering menyebut tahun-tahun pertama kehidupan sebagai golden age, yaitu masa ketika otak anak berkembang sangat cepat, daya tangkapnya tinggi, dan pola pikir mudah dibentuk. Pada fase inilah nilai, karakter, dan pola respons anak terhadap dunia mulai terbangun.

Fase ini menjadikan pemuridan pada anak-anak usia dini sebagai waktu terbaik untuk menanamkan kebenaran firman Tuhan, karena hati mereka masih lembut dan terbuka.

Anak yang diperkenalkan kepada Tuhan sejak kecil akan lebih mudah memahami makna kasih, disiplin, dan kehidupan yang berorientasi pada kebenaran.

 

BACA JUGA: Dari Aceh hingga Papua: PAUD Super5 Terus Muridkan Anak Usia Dini Setiap Hari

Pondasi Iman yang Akan Bertahan Ketika Dewasa

Memuridkan anak bukan hanya tentang mengajarkan mereka untuk menghafal Alkitab semata. Memuridkan anak berarti membangun value yang akan memengaruhi keputusan dan karakter mereka ketika dewasa.

Ketika seorang anak dibesarkan dengan pemahaman bahwa Tuhan mengasihi mereka tanpa syarat, bahwa hidup memiliki tujuan ilahi, dan bahwa nilai-nilai kekristenan seperti kejujuran, kerendahan hati, pengampunan, serta ketaatan adalah hal fundamental, maka mereka tumbuh dengan identitas yang kuat.

Anak seperti ini cenderung tidak mudah goyah oleh tekanan dunia, lebih kuat dalam menghadapi masalah, dan memiliki kompas moral yang jelas. Mereka tidak akan tumbuh sekedar baik, tetapi bertumbuh sebagai pribadi yang memuliakan Tuhan melalui hidupnya.

 

BACA JUGA: 16 Guru PAUD Super5 Terima Beasiswa S1 Pendidikan Melalui Program Afirmasi Cemerlang

Peran Orang Tua dan Gereja

Memuridkan anak tidak bisa diserahkan pada satu pihak saja. Orang tua adalah guru pertama, sementara gereja menjadi komunitas pendukung yang memperkuat proses tersebut. Kehadiran teladan hidup sangat penting karena anak cenderung lebih sering meniru apa yang dilihatnya daripada mendengar.

Untuk mendukung gereja dan keluarga dalam proses pemuridan ini, CBN Indonesia melalui program Super5 telah menghadirkan kurikulum dan metode pelayanan yang kreatif dan berdampak bagi anak usia dini. Super5 dirancang agar gereja dapat membangun pelayanan anak yang kuat, relevan, dan berakar pada firman Tuhan.

Kabar baiknya, Super5 saat ini membuka pendaftaran untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Ini kesempatan berharga bagi gereja untuk memperkuat pelayanan anak dan terlibat dalam gerakan pemuridan yang lebih terstruktur.

Gereja dapat langsung mendaftar melalui situs resmi: https://www.super5.org/register

Untuk informasi tambahan atau konsultasi, gereja dapat menghubungi: Admin Super5: 0851-6364-2821 atau Fasilitator CBN di wilayah pelayanan masing-masing.

Anak-anak bukan hanya masa depan keluarga, tetapi masa depan Kerajaan Allah. Mari, muridkan anak usia dini untuk menghasilkan generasi yang kuat, teguh, dan setia kepada Tuhan agar mereka bertumbuh menjadi terang bagi dunia.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami