“Saya pernah pukul Asni karena dia pergi bermain sampai jam 11 malam dan dia pergi diam-diam tanpa minta izin dari saya," demikian ibu dari anak 12 tahun bernama Asni menuturkan kekesalan hatinya dulu waktu putri sulungnya itu masih sulit diatur dan tidak taat.
Saat itu, Asni memilih berbohong kalau dia sebenarnya sedang menonton pertunjukan dengan teman-temannya dan pulang larut malam. Kejadian ini menjadi perilaku Asni yang paling membuat sang mama lepas kendali dan mendisiplin dengan keras, meskipun ia sebenarnya tidak menginginkannya terjadi.
Namun kini Asni sudah banyak berubah, sebagaimana penurutan sang ayah Daniel. Di matanya, putri sulungnya itu adalah anak berperilaku baik, sopan dalam tutur kata dan rajin ikut sekolah minggu. Bahkan ia selalu memilih jujur dan bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan sang mama di rumah. Semua terjadi sejak Asni ikut kegiatan Sanggar Belajar School of Life dari CBN Indonesia di gereja GKPKR Kupang sejak tahun 2022 silam.
Baca Juga:
Kisah Mukjizat Yesus Menyalakan Harapan Putri Gapai Mimpi Jadi Dokter
Pertemuan Maris dengan Kisah Salib yang Mengubah Sikapnya
Suatu kali, Asni belajar materi "Self Awareness" di School of Life. Dari pelajaran ini, dia menyadari semakin memahami dirinya dan perilakunya. Sehingga dia teringat akan sikapnya di rumah yang suka membuat sang mama kecewa. Meskipun awalnya ia masih berjuang menjadi anak yang taat, Namun hari ini Asni telah menghasilkan buah perjuangannya.
"Sejak ikut School of Life sampai sekarang, kecuali dia sibuk, dia itu selalu dengar orang tua dan tidak suka berbohong. Dia anak yang jujur," ungkap pak Daniel.
Di rumah, perubahan ini tampak dari bagaimana Asni selalu minta izin kepada kedua orang tuanya setiap kali ada kegiatan di luar. Bahkan dalam segi rohani, dia telah menularkan teladan yang baik seperti dengan sukarela memimpin doa pagi dan membagikan Firman di rumah.
Transformasi Asni tidak berhenti hanya di rumah saja, bahkan di sekolahnya, Asni dipercaya untuk membawakan renungan dan menjadi salah satu pelayan di School of Life. "Kalau di School of Life saya juga mengajar anak-anak," ucapnya dengan bangga.
School of Life telah menjadi rumah di dalam menempa karakternya, dan harapannya anak-anak lain juga bisa mengalami hal serupa - bisa mengalami transformasi bukan hanya secara karakter tetapi juga spiritual dan akademik.
Anda bisa ambil bagian di dalam mentransformasi kehidupan setiap anak seperti Asni. Bergabung bersama kami untuk mengerjakan pemuridan generasi bersama gereja lokal di seluruh Indonesia. Klik link di bawah untuk Anda bisa terhubung dengan kami.