Bagaimana kalau budaya yang setiap hari kita nikmati seperti musik, film, fashion, sampai game, sebenarnya sedang pelan-pelan mengubah cara kita melihat dosa dan kekudusan?
Dalam video ini, seorang pelaku industri musik sekaligus pelayan Tuhan berbagi kegelisahan yang cukup serius, ia melihat bagaimana budaya pop global, dari panggung Grammy, video musik, sampai konten TikTok, semakin sarat simbol yang menurutnya berhubungan dengan okultisme dan nilai yang bertentangan dengan iman Kristen. Dari ikon-ikon tertentu, lirik yang “nyeleneh”, sampai normalisasi hubungan yang jelas tidak sejalan dengan firman Tuhan, semua dibahas dengan sangat blak-blakan.
Ia menilai bahwa ini bukan sekadar hiburan. Ada “kultur” yang sedang dibangun,tren yang sengaja dikemas keren, kekinian, dan FOMO, supaya anak muda merasa harus ikut kalau tidak mau ketinggalan zaman. Yang mengerikan, kultur itu bisa menempel dalam keluarga, lalu turun-temurun tanpa disadari.
Namun, video ini bukan cuma berisi keluhan. Narasumber juga menawarkan “senjata balik”: gospel contemporary music, lagu-lagu dengan lirik yang menyembuhkan, menguatkan, dan jadi pintu masuk bagi jiwa-jiwa yang sedang hancur, bahkan sebelum mereka berani melangkah ke gereja. Bukan hanya vertikal (pujian penyembahan), tapi juga horizontal: berbicara langsung ke pergumulan manusia sehari-hari.
Dari situ lahirlah visi besar untuk membangun ekosistem industri gospel di Indonesia, lengkap dengan festival bertaraf internasional, kolaborasi lintas gereja dan denominasi, bahkan ke depan merambah dunia film dan literatur. Indonesia yang selama ini hanya “mengimpor” budaya rohani dari Barat, diharapkan suatu hari bisa mengekspor karya-karya gospel yang memberkati bangsa-bangsa.
Kalau Anda pernah resah melihat tren musik dan budaya yang dinikmati generasi muda sekarang, atau Anda punya hati di bidang musik, pelayanan kreatif, dan jiwa-jiwa, jangan lewatkan perbincangan ini.
Tonton video lengkapnya di bawah ini untuk:
Klik dan tonton sampai selesai, bisa jadi ini percakapan yang membuka mata kita tentang betapa pentingnya untuk “fight back” lewat karya, bukan hanya kata.
Butuh Doa, Konseling, atau Pendampingan?
Jika Anda sedang dalam pergumulan berat seputar keluarga, iman, pernikahan, atau masa lalu, jangan hadapi sendirian. Silakan hubungi nomor Layanan Doa CBN di bawah ini.
Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube