Sebuah kecelakaan hebat, pendarahan otak, dan rasa sakit yang membuatnya berulang kali meminta ajal. Itulah momen kelam yang harus dihadapi seorang kreator konten Victoria Wong, sebelum akhirnya mengalami perjumpaan luar biasa yang mengubah hidupnya selamanya.
Dalam perjalanan darat penuh penderitaan dari Bali ke Jakarta, krisisnya memuncak. Dia berteriak kesakitan, bahkan memohon kepada sang ibu untuk mengangkat nyawanya saja karena tak tahan menahan siksaan rasa sakit. Namun, di titik terendah itulah, sebuah mimpi ajaib terjadi. Seorang sosok penuh kasih muncul, menceritakan segala hal yang ia lupakan, dan menyampaikan pesan yang mengubah segalanya: “Kamu tahu kalau Aku mau panggil kamu kapan saja sebenarnya bisa. Tapi kenapa Aku kasih kamu kesempatan yang kedua? Karena kali ini Aku mau kamu pulang dengan bahagia.”
Pesan sederhana namun mendalam itu menjadi titik balik. Proses penyembuhannya yang secara medis mustahil sembuh total dari pendarahan otak dalam kurang dari dua bulan, menjadi bukti nyata mukjizat. Kini, ia memaknai ulang arti bahagia, bukan lagi tentang angka, follower, atau kesuksesan duniawi, tetapi tentang memberikan dampak, melihat orang lain bahagia, dan merasa ‘cukup’ di dalam Tuhan.
Ingin menyaksikan perjalanan inspiratif penuh mukjizat dan transformasi ini secara lengkap?
Tonton video wawancara eksklusifnya di bawah ini! Dengarkan langsung testimoni lengkapnya tentang pertemuan dengan Tuhan, proses pemulihan yang ajaib, dan bagaimana ia kini menemukan tujuan hidup yang sesungguhnya.
Jika Anda ingin mengalami mukjizat kesembuhan seperti Victoria Wong dan butuh dukungan doa, kami mengundang Anda untuk menghubungi Layanan Doa CBN. Kami siap dengan senang hati memberikan bantuan dan dukungan untuk Anda.
Sumber : Cahaya Bagi Negeri YoutubeIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!