Kena Diskriminasi di Sekolah, Mayko Akhirnya Mau Memaafkan Setelah Belajar Kisah Tokoh Ini

Impact Story / 26 August 2025

Kena Diskriminasi di Sekolah, Mayko Akhirnya Mau Memaafkan Setelah Belajar Kisah Tokoh Ini
Sumber: dok. Istimewa
Claudia Jessica Official Writer
6562

“Kristen dibuang aja.” Itulah ejekan yang pernah diterima Mayko (10 tahun) dari dua temannya di sekolah. Karena jumlah anak Kristen di sekolahnya sedikit, ia seringkali jadi bahan ejekan.

Saat diejek, Mayko biasanya membalas dengan ejekan juga. Tapi sebenarnya, di dalam hati ia marah sekaligus sedih. Sepulangnya ke rumah, Mayko menceritakan semuanya kepada kedua orangtuanya.

Dengan wajah hampir menangis, ia bilang bahwa dirinya sakit hati karena ejekan teman-temannya. Sang Mama menenangkan dan berkata, “Biarin aja, jangan dipeduliin. Kalau mereka ejek, tinggalin aja dan main sama yang lain. Masih banyak kok teman yang baik.”

Senada dengan Sang Mama, Papa Mayko juga menambahkan, “Gak usah dijawab, gak usah dibalas.”

 

BACA JUGA: Dulu Aku Kecanduan HP, Sekarang Aku Suka Gambar dan Cerita Alkitab

 

Sejak itu, Mayko mencoba mengikuti nasihat orang tuanya. Walaupun di hati masih ada rasa marah, tapi ia memilih untuk tidak melawan teman-temannya.

Kadang ketika ejekan itu muncul lagi, Mayko memilih menjauh dan bermain sendiri, seperti nasihat kedua orang tuanya. Ia ingin menunjukkan bahwa ejekan itu tidak membuatnya takut.

Namun, rasa marah dan kecewa Mayko akhirnya dipulihkan oleh Tuhan melalui kisah Daud yang ia tonton lewat animasi Superbook di Sekolah Minggu.

Mayko merasa kagum melihat keberanian Daud melawan Goliat yang jauh lebih besar darinya. Dari Daud, Mayko belajar bahwa jika bersama Tuhan, dirinya juga bisa berani menghadapi ejekan teman-temannya.

Menurut Mayko, tayangan Superbook membantunya lebih mudah memahami firman Tuhan.

Perlahan, hatinya mulai diubahkan. Mayko belajar untuk memaafkan teman-teman yang suka mengejeknya, bahkan ia juga mendoakan mereka.

 

BACA JUGA: Anak 10 Tahun Ini Akhirnya Berani Akui Kesalahannya Setelah Nonton Layar Tancap Superbook

 

Perubahan Mayko juga dirasakan oleh keluarganya. Mayko juga tak segan untuk mengingatkan orangtua untuk berdoa bersama-sama sebagai keluarga.

“Kami lihat perubahan Mayko luar biasa. Dia sering ingatkan kami untuk doa. Misalnya bilang, ‘Belum doa lho, ayo doa dulu.’ Kami sebagai orang tua jadi senang dan bangga sekali,” cerita Mama Mayko.

Melalui kesaksian seperti ini, kita bisa melihat bagaimana firman Tuhan sanggup membentuk hati anak-anak sejak dini. Mari dukung pelayanan Superbook, supaya semakin banyak anak sekolah minggu di seluruh Indonesia boleh mengenal Tuhan, bertumbuh dalam iman, dan berani hidup dalam kebenaran-Nya.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?