GERMASA GPIB 2025: Suara Gereja Menggema di IKN, Wujudkan Kota Hijau dan Inklusif

News / 16 August 2025

GERMASA GPIB 2025: Suara Gereja Menggema di IKN, Wujudkan Kota Hijau dan Inklusif
Sumber: Jawaban.com - Daniel Tanamal
daniel.tanamal Official Writer
7016

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) menggelar pembukaan Bulan Gereja, Masyarakat, Agama-agama lain dan Lingkungan Hidup (GERMASA) 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN), 21–22 Agustus. Kegiatan ini menjadi momentum partisipasi gereja dalam pembangunan bangsa sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Acara dibuka Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang menekankan bahwa pembangunan Nusantara diarahkan sebagai kota hijau, inklusif, dan berkeadilan. 

“Kehadiran IKN bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi juga simbol kehidupan bangsa yang harmonis dan berkelanjutan. Semangat GERMASA untuk taat hukum dan membangun keadilan adalah fondasi penting bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Sekitar 200 peserta hadir, terdiri dari pendeta, majelis, dan jemaat GPIB dari berbagai daerah. Hari pertama diisi Dialog Kebangsaan bertema “Partisipasi Gereja dalam Pembangunan Bangsa yang Berkeadilan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melawan hoaks. “Kehadiran warga di IKN diharapkan menjadi penyambung informasi yang benar dan mendorong partisipasi publik secara positif,” katanya.

Pada hari kedua, peserta melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam 100 bibit pohon di Taman Kusuma Bangsa, simbol dukungan terhadap konsep “Kota Hutan” IKN. Kegiatan ini disertai doa bersama para rohaniawan agar pohon-pohon tersebut tumbuh subur dan memberi manfaat bagi lingkungan.

Selain itu, Dialog Strategis menghadirkan sejumlah tokoh daerah, seperti Wali Kota Pematang Siantar Wesly Silalahi, Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit, dan Anggota DPRD Balikpapan Nelly Rongre Turuallo. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi masyarakat dan pemerintah dalam membangun bangsa yang inklusif dan berkeadilan.

Rangkaian GERMASA GPIB 2025 ditutup dengan doa bersama dan foto di Istana Negara IKN. Menurut Troy Pantouw, kehadiran gereja dan komunitas keagamaan di Nusantara menunjukkan optimisme bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan melalui kebersamaan, kepedulian lingkungan, dan komitmen terhadap hukum.

GERMASA GPIB 2025 di IKN menjadi peneguh kehadiran gereja sebagai terang dan garam bagi bangsa, dalam pembangunan Nusantara sebagai simbol masa depan Indonesia. Momen ini menyerukan langkah gereja untuk tetap setia pada panggilannya: menegakkan hukum, merawat keadilan, menjaga ciptaan, dan membawa kabar damai Kristus.

 

Sumber : Daniel Tanamal - Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Peran Roh Kudus Kisah Nyata Mimpi Bertemu Yesus Devotional Jawaban Siapa Yesus

Related Articles

Artikel Populer

Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?