Cara Lintang Belajar Ikhlas Setelah Uang Tabungan 100 Ribunya Hilang di Kelas
Sumber: Jawaban.com

Family / 12 August 2025

Kalangan Sendiri

Cara Lintang Belajar Ikhlas Setelah Uang Tabungan 100 Ribunya Hilang di Kelas

Lori Official Writer
4197

Lintang, anak laki-laki berusia 9 tahun, adalah anak kedua dari dua bersaudara yang tinggal di Dusun Ngloko bersama keluarganya. Ia dikenal sebagai anak ceria dan penuh semangat. Apalagi jika ikut ibadah Sekolah Minggu, gurunya mengakui jika Lintang adalah anak yang sangat aktif dan selalu bersemangat.

Namun di suatu sore, Lintang sepulang dari sekolah raut wajahnya terlihat berbeda. Ia lebih banyak diam dan saat ditanya sang ibu, air matanya langsung tumpah. Setelah ditenangkan, barulah Lintang bercerita. Hari itu, ia membawa uang seratus ribu rupiah hasil uang lebaran pemberian keluarga yang juga sudah sempat ia pamerkan ke kakak dan juga ayahnya sembari berkata, “Mau buat nabung, Pak!” Rencananya Lintang memang hendak memberikan uang tersebut untuk ditabung kepada wali kelas.

 

Baca Juga: Calista, Si Kecil yang Kini Berani dan Taat

 

Tapi sesaat sebelum sempat menyerahkannya ke wali kelas, uang itu justru hilang tanpa jejak. “Kayaknya waktu main sama teman-teman, uangnya ada yang ambil,” ucapnya pelan. Dari peristiwa di hari itu, suasana hati Lintang tak lagi sama. Ia jadi sering duduk termenung di sekolah, memilih menjauh dari teman-teman yang ia curigai telah mengambil uangnya. Rasa sedih dan belum ikhlas masih memenuhi hatinya. “Kadang-kadang keinget uangnya,” katanya. “Seratus ribu itu kan gede….”

Beberapa hari kemudian, di hari Minggu, Lintang tetap datang ke Sekolah Minggu di Gereja GSPII Eromoko, seperti biasanya. Hari itu, materi dari kurikulum Superbook bercerita tentang “Ujian” yang dialami Bapa Abraham—bagaimana Abraham diminta Tuhan untuk mempersembahkan Ishak, anak satu-satunya yang sangat ia kasihi.

Lintang duduk diam, matanya fokus ke guru yang mengajar. Ia mendengar bagaimana Abraham taat meskipun hatinya pasti berat. Cerita itu menembus hatinya. “Aku belajar ikhlas,” ujarnya ketika ditanya apa yang ia dapatkan dari pelajaran hari itu. Ia mengerti bahwa uang yang hilang itu juga harus ia lepaskan. “Aku serahkan sama Tuhan,” tambahnya.

 

Baca Juga: Anak Ini Takut Berteman karena Beda Agama, Lihat Bagaimana Tuhan Mengubahkannya

 

Dari pelajaran itu, Lintang bisa kembali menata hatinya. Sehingga sepulang sekolah minggu, wajahnya sudah tampak berbeda. “Pulang dari gereja, dia udah nggak cemberut lagi,” ucap ibunya. 

Tak disangka hatinya bahkan telah pulih sepenuhnya. Sehingga keesokan harinya di sekolah, Lintang sudah kembali bercanda dengan teman-temannya –sama sekali tak lagi memikirkan siapa yang mengambil uangnya. Bahkan ia diingatkan dari pelajaran di sekolah minggu yang mengajarkan untuk “Nggak boleh berburuk sangka sama orang.”

Kini, Lintang sudah kembali menjadi anak yang ceria dan selalu aktif di Sekolah Minggu dan semakin mengasihi Tuhan Yesus yang ia sebut sebagai “Juru Selamat buat semua, termasuk aku.” Dari kehilangan uang yang membuatnya sedih berhari-hari, Lintang justru menemukan pelajaran berharga: bahwa mengikhlaskan dan mempercayakan segala sesuatu kepada Tuhan membawa damai sejahtera yang jauh lebih besar daripada harta yang hilang. 

Kunjungi www.superbookindonesia.com dan jadilah bagian dari misi penting ini. Satu langkah dukungan Anda bisa berdampak selamanya bagi masa depan anak-anak kita. Anda juga bisa mendukung superbook dengan menjadi mitra CBN, klik tombol di bawah.

Dukung Superbook

Halaman :
1

Ikuti Kami