Calista, Si Kecil yang Kini Berani dan Taat

Impact Story / 26 July 2025

Calista, Si Kecil yang Kini Berani dan Taat
Sumber: Jawaban.com
Lori Official Writer
7292

Calista, seorang anak berusia 8 tahun asal Desa Botohili Silambo, Nias, adalah anak yang dikenal sangat pemalu berada di luar rumah. Namun dibalik karakter ini, ia rupanya kerap menunjukkan sikap tidak taat kepada orang tuanya saat di rumah.

Namun suatu kali berkat ajakan seorang teman, Calista akhirnya ikut kegiatan Sanggar Belajar School of Life di BNKP Jemaat Botohilitano yang berlokasi di balai desa setempat. Ia semakin tertarik untuk ikut karena bisa punya banyak teman dan dia juga bisa belajar banyak hal. Sejak itulah Calista mulai rutin mengikuti kegiatan belajar ini.

 

Baca Juga: Dikeroyok Teman Tanpa Alasan, Anak Ini Malah Mengampuni – Kisah Nyata Anak Sekolah Minggu

 

Apa yang ia dapatkan di School of Life sejak ikut setahun yang lalu menjadi titik balik perubahan hidup Calista! Ia bukan saja berubah menjadi anak yang percaya diri dan memiliki banyak teman, tetapi ia juga mendapatkan dukungan belajar dari para tutor, bimbingan karakter dan kreatifitas begitu juga pemahamannya akan Firman Tuhan yang semakin meningkat.  

Perubahan ini mulai terjadi sejak ia belajar dari tayangan Superbook episode “Daud Melawan Goliath”. Ia sangat terinspirasi dari keberanian Daud menggalahkan Goliat yang kuat. Calista menyadari dirinya adalah anak yang sangat pemalu, sehingga ia mau belajar seperti Daud yang berani. “Aku suka belajar dari kisah Daud. Karena dia berani, jadi sekarang aku sudah berani berdoa,” ungkap Calista.

Di mata tutor School of Life, Calista yang dikenal dulu sangat pemalu kini telah menjadi sosok yang sangat percaya diri. Buktinya, dia selalu bersemangat untuk mau memimpin doa di kelas. “Saya melihat Calista sudah banyak berubah. Dari anak yang dulu hanya diam dan mengamati, sekarang jadi aktif dan berani mencoba. Dia selalu angkat tangan setiap kali diminta untuk berdoa,” ujar ibu Indah.

 

Baca Juga: Dukungan Dari School of Life Bantu Ishakar lalui Duka Kehilangan

 

Selain membentuk kerohaniannya, dukungan dari tutor dan lingkungan School of Life juga sangat bermanfaat membentuk karakter Calista yang dulunya kurang taat kini menjadi anak yang menurut kepada orang tua. Seperti saat kakaknya menjahilinya di rumah, Calista lebih memilih diam dan tidak marah dan membalas karena mendengar perintah orang tua untuk tidak berkelahi. "Ibu aku sering bilang "jangan berkelahi". Jadi aku diam aja."

Buah perubahan Calista adalah hasil dari pemuridan anak yang kami kerjakan. Melalui pemuridan ini, kami terus bergerak memenuhi "Amanat Agung" yaitu memuridkan segala bangsa. Kami memulainya dengan memuridkan generasi anak seperti Calista. Kami rindu akan ada ribuan anak lain yang dimuridkan dan mengalami kasih Tuhan dalam hidupnya. Maukah Anda mendukung misi ini?

 

Jika Anda terinspirasi, mari bagikan kisah ini dan ajak orang terdekat Anda untuk ikut ambil bagian.

Atau klik di sini jika Anda ingin terlibat: SAYA MAU BERGABUNG

 

Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?