Ivan, Dari Anak Pemarah Menjadi Anak yang Taat Setelah Belajar Kisah Alkitab Ini

Impact Story / 22 July 2025

Ivan, Dari Anak Pemarah Menjadi Anak yang Taat Setelah Belajar Kisah Alkitab Ini
Sumber: Jawaban.com
Lori Official Writer
6132

Ferdinan yang akrab disapa Ivan adalah anak berusia 8 tahun asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ia tumbuh di tengah keluarga yang berbeda keyakinan dan dia mengikuti keyakinan sang ibu yang adalah seorang Kristen. Berkat dorongan sang ibu, Ivan aktif mengikuti program School of Life sejak masuk SD karena ingin Ivan mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam iman Kristen.

Saat pertama kali bergabung dengan program pemuridan School of Life dari CBN, Ivan dikenal sebagai anak yang keras kepala dan agresif. Ia sering marah jika keinginannya tidak dipenuhi, bahkan memukul dan menendang ibunya. Ia juga mudah menangis keras atau berteriak saat kecewa. “Kalau nggak dikasih yang dia mau, dia langsung marah. Kadang sampai mukul saya,” cerita sang ibu. Tidak hanya itu, Ivan juga kesulitan dalam belajar membaca dan cenderung malas belajar.

 

Baca Juga: Dikeroyok Teman Tanpa Alasan, Anak Ini Malah Mengampuni – Kisah Nyata Anak Sekolah Minggu

 

Perlahan, perubahan mulai terlihat setelah Ivan mengikuti kegiatan rutin di School of Life. Melalui tayangan Superbook, khususnya episode tentang Sepuluh Perintah Allah, Ivan mulai memahami pentingnya menghormati orang tua. “Aku lihat di Superbook, Tuhan bilang ‘Hormatilah ayah dan ibumu’, jadi aku nggak boleh mukul mama,” kata Ivan polos. Para guru dan bunda di SoL pun terus menguatkan nilai itu dengan nasihat yang lembut. “Kalau marah, dibicarakan baik-baik, ya, Ivan. Kasihan ibu kalau kamu teriak-teriak,” begitu pesan mereka.

 

Baca Juga: Dukungan Dari School of Life Bantu Ishakar lalui Duka Kehilangan

 

Kini, Ivan tak lagi melampiaskan amarah dengan kekerasan. Ia lebih memilih menangis atau diam saat kecewa. “Puji Tuhan, sekarang Ivan nggak pernah mukul atau nendang lagi. Paling dia cuma nangis kalau kesal,” ungkap ibunya lega. Ia juga semakin berani tampil di depan umum dan mau berdoa bersama teman-temannya. “Aku belajar doa di sekolah minggu. Aku mau jadi anak baik karena Tuhan Yesus sayang aku,” ujar Ivan dengan semangat.

Saat ini CBN sudah melayani ribuan anak di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) lewat kurikulum Superbook. Ayo, ambil bagian untuk menjadi berkat bagi mereka dan berikan akses pendidikan tambahan yang terbaik bagi pertumbuhan generasi. 

 

DONASI SEKARANG

Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?