Profil Mike Huckabee dari Mimbar Hingga Menjadi Duta Besar Amerika Serikat
Sumber: CBN.com

News / 16 April 2025

Kalangan Sendiri

Profil Mike Huckabee dari Mimbar Hingga Menjadi Duta Besar Amerika Serikat

Aprita L Ekanaru Official Writer
7068

Bagaimana seorang pendeta dari Arkansas menjadi salah satu suara paling vokal bagi Israel di panggung politik global?

Jika ada satu benang merah yang menghubungkan seluruh kehidupan Mike Huckabee, itu adalah keyakinannya yang tak tergoyahkan bahwa iman harus berdampak, baik dalam kehidupan pribadi maupun kebijakan publik.

Lahir di Hope, Arkansas, pada 24 Agustus 1955, Huckabee tidak hanya menjadi gubernur negara bagiannya atau kandidat presiden, tetapi juga seorang Zionis Kristen yang gigih, pendeta yang berpengaruh, dan kini, Duta Besar AS untuk Israel.

Dari Mimbar ke Gedung Kepresidenan

Sebagai anak pertama dalam keluarganya yang lulus SMA, Huckabee mengejar pendidikan teologi dengan semangat yang tak kenal lelah. Ia lulus dari Ouachita Baptist University dan meraih gelar master di Southwestern Baptist Theological Seminary.

Sebelum terjun ke politik, ia menghabiskan satu dekade sebagai pendeta Baptis, menggembalakan jemaat dan memimpin Konvensi Baptis Arkansas. Namun, panggilan untuk melayani tidak berhenti di gereja. Pada 1996, ia menjadi Gubernur Arkansas, sebuah posisi yang jarang diisi oleh Republik di negara bagian yang didominasi Demokrat. Selama masa jabatannya, ia memelopori reformasi kesehatan dan pendidikan, sambil menulis buku tentang kepemimpinan berintegritas dan hidup sehat setelah mengalahkan diabetes.

Zionis yang Tak Kenal Kompromi

Bagi Huckabee, dukungan bagi Israel bukan sekadar kebijakan luar negeri, itu adalah panggilan iman. Sejak 1980-an, ia rutin memimpin ziarah Kristen ke Tanah Suci, dengan penekanan pada narasi alkitabiah tentang hak orang Yahudi atas tanah tersebut. Ia bahkan dengan tegas menolak mengakui kedaulatan Palestina, sebuah sikap yang membuatnya kontroversial sekaligus dicintai oleh banyak evangelis.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA>>

Dalam bukunya, The Three Cs That Made America Great (2020), ia menegaskan bahwa kekristenan, kapitalisme, dan konstitusi adalah fondasi Amerika dan Israel, baginya, adalah bagian tak terpisahkan dari rencana Allah.

Dari Kekalahan Politik ke Pengaruh Global

Meski dua kali gagal meraih nominasi presiden (2008 dan 2016), Huckabee tetap menjadi suara berpengaruh di media Kristen dan konservatif. Acara TV dan radionya menjadi saluran untuk menyuarakan nilai-nilai alkitabiah dalam politik.

Kini, di usia 69 tahun, ia memulai babak baru sebagai Duta Besar AS untuk Israel di bawah pemerintahan Donald Trump. Konfirmasi Senat pada 9 April 2025 mempertegas posisinya sebagai tokoh yang diandalkan untuk memperkuat aliansi AS-Israel, terutama di tengah perang melawan Hamas.

Mike Huckabee membuktikan bahwa pengaruh seorang Kristen tidak terbatas pada mimbar. Ketika iman bertemu kesempatan, dampaknya bisa mengubah dunia. Bagaimana Anda bisa membawa nilai-nilai Kerajaan Allah ke bidang yang Tuhan percayakan kepada Anda?

Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami