Israel dan Hamas Capai Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza

News / 16 January 2025

Israel dan Hamas Capai Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Sumber: Jawaban.com
Claudia Jessica Official Writer
6021

Gencatan senjata permanen di Jalur Gaza akhirnya tercapai. Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani, yang bertindak sebagai mediator, mengumumkan kabar ini pada Rabu (15/1/2025).

Gencatan senjata tersebut akan resmi dimulai pada Minggu, 19 Januari 2025, dan menjadi langkah awal perdamaian di kawasan yang selama ini dilanda konflik berkepanjangan.

Pertukaran Sandera

Sebagai bagian dari perjanjian, kedua pihak, Israel dan Hamas, sepakat untuk membebaskan para sandera.

Tahap pertama kesepakatan akan melibatkan pembebasan 33 sandera. Sheikh Mohammed mengungkapkan harapannya bahwa kesepakatan ini menjadi akhir dari konflik dan meminta semua pihak untuk menjalankan isi perjanjian dengan konsisten.

“Kami berharap ini akan menjadi halaman terakhir perang dan kami berharap semua pihak akan berkomitmen untuk melaksanakan semua ketentuan perjanjian ini,” ucapnya sebagaimana dikutip dari detik.com.

Tanggapan dari Hamas

Sami Abu Zuhri, salah satu pejabat senior Hamas, menyebut kesepakatan ini sebagai "keuntungan besar" bagi Gaza.

Ia menegaskan bahwa kesepakatan tersebut mencerminkan keteguhan rakyat Gaza serta kegagalan penjajah untuk mencapai tujuannya.

Sejarah Konflik

Konflik antara Israel dan Hamas telah berlangsung selama 15 bulan terakhir dengan dampak yang sangat besar, termasuk lebih dari 46.000 korban jiwa di Palestina.

Sebelumnya, gencatan senjata pernah terjadi, tetapi hanya berlangsung sepekan sebelum pertempuran kembali pecah.

Harapan Perdamaian

Melansir dari AFP, Sheikh Mohammed menegaskan pentingnya komitmen penuh dari kedua pihak untuk memastikan gencatan senjata ini menjadi titik balik menuju perdamaian abadi.

Gencatan senjata ini memberikan harapan baru bagi warga Gaza yang selama ini hidup dalam ketidakpastian akibat konflik.

Namun, waktu akan menjadi pembuktian sejauh mana kesepakatan ini mampu menciptakan stabilitas di kawasan tersebut.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?