Di Desa Silimabanua, Kecamatan Somambawa, ada seorang anak bernama Abba Salema Hulu yang mengalami transformasi luar biasa.
Sebagai anak bungsu dari enam bersaudara dengan dua kakak laki-lakinya telah berpulang, meninggalkan luka mendalam di hati keluarganya.
Kehilangan ini membuat kedua orang tua Abba menjadi sangat protektif terhadapnya. Abba selalu diajak kemanapun mereka pergi, termasuk ke ladang.
Namun, perlindungan yang berlebih ini membawa dampak pada perilaku Abba. Dia menjadi sulit diatur, malas bangun pagi, dan sering menolak jika sesuatu tidak sesuai dengan keinginannya.
Di sekolah, Abba juga menghadapi tantangan, dimana ia pernah tidak naik kelas selama satu tahun dan masih kesulitan membaca dan menulis meski sudah duduk di kelas 4 SD.
Tetapi di balik semua itu, Abba rajin mengikuti kegiatan Sekolah Minggu, Kamis Ceria, dan School of Life (SoL) di BNKP Jemaat Laowi.
Meskipun awalnya dia hanya menikmati kegiatan bermain dan mendengarkan cerita, perubahan besar terjadi saat ia mulai aktif di kelas SoL.
Tantangan yang Dialami
Dengan metode unik yang dilakukan oleh guru-guru di SoL, Abba semakin termotivasi dalam belajar.
Seiring waktu, kehadirannya di kelas SoL mulai membuahkan hasil. Pada bulan November, perkembangan Abba semakin terlihat dimana ia sudah mulai lancar membaca dan menulis.
“Saya sangat bersyukur anak saya Abba sudah bisa membaca, Terima kasih Ibu berkat SoL anakku bisa membaca,” kata ibu Abba dengan mata berkaca-kaca saat pertemuan Family Activity.
Perubahan ini tentu tidak lepas dari peran guru-guru SoL dan orang tua Abba yang bekerja sama untuk mendampingi Abba belajar.
Guru-guru SoL juga menguatkan orang tua Abba untuk membawa anak mereka dalam doa, menyerahkan segala kecemasan kepada Tuhan Yesus.
Kisah Abba Salema Hulu adalah bukti nyata bahwa kasih dan perhatian dari keluarga, ditambah bimbingan yang tepat, dapat mengubah hidup seorang anak.
Dari seorang anak yang manja dan sulit mendengarkan nasihat, hingga tertinggal dalam pelajaran, kini menjadi sosok yang bersemangat belajar, termasuk membaca Alkitab.
Melalui dukungan dari SoL, doa, dan ketekunan, Abba telah membuktikan bahwa perubahan bukanlah suatu hal yang mustahil.
Dan siapa yang tahu? Mungkin suatu hari nanti, anak kecil dari Desa Silimabanua ini akan menjadi seseorang yang membawa terang bagi sekitarnya, seperti Firman Tuhan yang kini ia baca dengan lancar.
Mari dukung pelayanan School of Life (SoL) untuk membantu anak-anak seperti Abba Salema Hulu mengembangkan karakter Kristus, belajar membaca Alkitab, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Dengan berdonasi, Anda turut mengambil bagian dalam mengubah hidup generasi muda melalui kasih dan pendidikan.
Tekan tombol Donasi sekarang untuk memberikan dampak nyata!
Sumber : Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!