Apakah Perkembangan AI Mengancam Kreativitas dan Kemampuan Berpikir Kritis Anak-Anak?

Parenting / 5 June 2024

Apakah Perkembangan AI Mengancam Kreativitas dan Kemampuan Berpikir Kritis Anak-Anak?
Sumber: Google
Jery Patampang Official Writer
6778

Damon Hakim adalah seorang pebisnis sukses di bidang media, periklanan, dan industri kreatif, termasuk di dunia teknologi dan startup. Selain dalam bisnis, Damon juga terlibat aktif dalam yayasan non-profit yang fokus pada topik parenting modern. 

Dalam wawancara yang dilakukan oleh jawaban.com, Damon membahas pandangannya mengenai dampak perkembangan Artificial Intelligence (AI) terhadap kreativitas dan kemampuan berpikir kritis anak-anak.

Apakah Perkembangan AI Mengancam Kreativitas dan Berpikir Kritis Anak-Anak?

Damon menjelaskan bahwa perkembangan AI bisa mengancam kreativitas dan berpikir kritis anak-anak, tetapi juga bisa membantu mereka.

"Yes and no," katanya.

Damon menjelaskan, AI bisa mengancam kreativitas jika kreativitas tersebut tidak dilatih dan hanya berada pada level yang biasa-biasa saja. 

"Iya akan mengancam kalau kreativitasnya tidak dilatih dan cuma biasa-biasa aja. Jadi, dengan adanya AI, segala sesuatu yang biasa-biasa saja itu akan hilang valuenya dari manusia," ujar Damon.

 

BACA JUGA : Pengaruh Artificial Intelligence Terhadap Generasi dan Kehidupan

 

Artinya, kebutuhan untuk menjadi kreatif akan semakin tinggi. 

Misalnya, jika kita menilai tingkat kreativitas dari 1-10, dan level kreatif seseorang berada pada level 5 atau 6, maka orang tersebut akan tergantikan oleh AI.

"Mereka yang cuma terlatih untuk creative thinking di level 5 atau 6, bisa terancam oleh AI. Karena AI tidak punya wisdom," jelas Damon.

"Jadi Yes, AI akan menggantikan atau membunuh beberapa kreativitas dan kemampuan berpikir kritis mereka yang valuenya tanggung," lanjutnya. 

Namun, Damon juga menegaskan bahwa AI tidak akan membunuh kreativitas dan kemampuan berpikir kritis anak jika mereka yang dilatih untuk memiliki tingkat kreativitas yang tinggi.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA ⇒

Sumber : Damon Hakim
Halaman :
12Tampilkan Semua

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?