5 Kesalahpahaman Konsep Frugal Living yang Sering Terjadi Pada Pemula
Sumber: jawaban.com

Finance / 5 June 2023

Kalangan Sendiri

5 Kesalahpahaman Konsep Frugal Living yang Sering Terjadi Pada Pemula

Claudia Jessica Official Writer
728

Frugal living, atau sederhananya adalah hidup hemat. Konsep yang sedang tren ini dikenal dengan menerapkan gaya hidup hemat sehingga dapat menabung hingga 50% dari penghasilannya. Konsep Frugal Living dianggap sebagai salah satu problem solver bagi sebagian orang yang ingin mencapai financial freedom di usia muda.

Namun banyak orang yang salah kaprah tentang konsep frugal living. Mereka menganggap Frugal Living sebagai hidup dengan pelit sehingga tidak bisa menikmati hasil kerja keras yang telah dilakukan. Berikut ini adalah 5 kesalahpahaman dari konsep frugal living yang sering terjadi:

1. Mengartikan frugal living sebagai PELIT

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mengaitkan frugal living dengan sikap kikir atau pelit. Sebenarnya, frugal living merupakan tentang cara bijak mengelola keuangan dan menghindari pemborosan yang tidak perlu, bukan tentang menahan diri secara ekstrem atau menghilangkan kesenangan dalam hidup. Penting untuk menemukan keseimbangan antara menghemat dan menikmati hidup.

 

BACA JUGA: Mau Tahu Cara Membedakan Pelit atau Hemat? Cobain Tes Sekarang!

 

2. Berhemat secara berlebihan

Berhemat secara berlebihan dalam frugal living adalah kesalahan konsep yang mengabaikan kualitas hidup, mengorbankan kesehatan, menyebabkan kelelahan dan ketegangan, mengabaikan investasi dan kebutuhan jangka panjang, serta menyebabkan stres yang berlebihan. Penting untuk mencari keseimbangan antara penghematan dan kebahagiaan hidup agar dapat menjalani frugal living dengan baik.

3. Tidak menginvestasikan diri sendiri atau masa depan

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu berfokus berhemat tanpa memperhatikan investasi dalam diri sendiri atau masa depan. Frugal living seharusnya melibatkan perencanaan untuk menabung atau berinvestasi demi masa depan, termasuk pendidikan, pensiun, atau kebutuhan jangka panjang lainnya. Penting untuk tidak mengabaikan kebutuhan masa depan hanya demi menghemat uang saat ini.

 

BACA JUGA: Capai Financial Freedom Lewat Frugal Living, Hidupi 5 Kebiasaan Ini Setiap Hari

 

4. Tidak mau belajar produk instrument investasi yang baru atau berbeda

Terkadang, kita menghindari risiko yang tinggi saat melakukan investasi dan cenderung memilih untuk berinvestasi ke dalam instrumen yang telah familiar dengan kita misalnya, menabung di bank biasa, deposito berjangka, nabung emas, dan sejenisnya.

Namun, dengan tidak mau belajar dan terbuka terhadap peluang baru, ada risiko kehilangan kesempatan untuk mendiversifikasi portofolio investasi, meningkatkan potensi pengembalian, atau mengurangi risiko investasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperluas wawasan dan pengetahuan tentang berbagai produk investasi yang ada.

 

BACA JUGA: 8 Prinsip Investasi yang Diajarkan Alkitab

 

5. Mengabaikan kebutuhan mental dan emosional

Frugal living tidak hanya terkait dengan aspek keuangan, tetapi juga tentang kesejahteraan mental dan emosional. Mengabaikan kebutuhan mental dan emosional dapat menyebabkan kelelahan, stres, atau kekecewaan. Penting untuk mengatur waktu dan sumber daya untuk merawat diri sendiri, berpartisipasi dalam rekreasi, dan melakukan aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional Anda.

Inilah hal yang perlu Anda ketahui. Menabung sangat berkaitan dengan Frugal living dan itu sangat penting. Namun, jangan lupa untuk menikmati hal yang Anda sukai sesekali sehingga proses menabung tidak terasa seperti beban. Pastikan untuk menabung sekaligus menikmati hal yan Anda sukai ya.

 

BACA JUGA: Menerapkan Frugal Living, Mulai Darimana Dulu?

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami