Berkat SoL Aku Mampu Meninggalkan Kebiasaan Buruk dan Menjadi Anak yang Baik
Sumber: Jawaban.com

Family / 1 June 2023

Kalangan Sendiri

Berkat SoL Aku Mampu Meninggalkan Kebiasaan Buruk dan Menjadi Anak yang Baik

Bella Tiurma Official Writer
543

Julianto (11 tahun), akrab dipanggil dengan nama Jujun merupakan satu-satunya anak laki-laki yang membuat dirinya merasa sewenang-wenang di rumahnya. Tak hanya itu, Jujun termasuk anak yang susah diatur dan tidak mau mengalah kepada siapapun sekalipun kepada adiknya. 

Kenakalan demi kenakalan yang dilakukan Jujun membuat kedua orangtuanya bingung, pasalnya tidak ada hal yang membuat Jujun menjadi jera atas perbuatannya. Ia sering kali bermain keluar seperti bocah petualang dan tidak ingat waktu hingga malam hari, bahkan sampai kedua orangtua Jujun harus pergi mencarinya. 

Sampai suatu ketika ayah Jujun menjadi sering memukul dirinya karena kata-kata kasar dan tidak baik selalu saja keluar dari mulutnya. Namun, hal itu tidak membuat Jujun menjadi jera juga, ia bahkan semakin memberontak dan membantah apapun yang dikatakan kedua orangtuanya. Hal ini dapat terjadi karena pengaruh lingkungan tempat Jujun bermain yang memberikan dampak buruk bagi Jujun.

Baca Juga : Pelajaran di SOL Ajarkan Bahwa Aku Anak yang Berharga - Arjuna

Perilaku buruk Jujun ternyata memberikan dampak yang sangat buruk, dimana dalam pelajaran Jujun seringkali tidak bisa dan tidak mengerti apapun yang diajarkan oleh gurunya. Ini yang membuat kedua orangtua Jujun memutuskan untuk memasukkan Jujun ke tempat les sebagai bentuk dukungan dalam pembelajaran Jujun di sekolah. Tetapi reaksi yang diberikan Jujun malah menolak keras untuk tidak mengikuti les. 

Namun, hal berbeda terlihat ketika kedua orangtua Jujun mengajak untuk mengikuti School of Life (SoL) untuk mendapatkan bimbingan akademik dan pembelajaran karakter Kristus di dalam kehidupan keseharian Jujun. Saat itu Jujun tampak senang dan mau belajar tanpa perlawanan atau bantahan apapun. 

Waktu begitu cepat berlalu, saat ini Jujun telah mengikuti SoL selama dua tahun dan selama itu secara perlahan ia telah memperlihatkan perubahannya. Jujun menjadi anak yang lebih baik dari sebelumnya. Dimana ia sudah mau mendengarkan setiap perkataan orangtuanya, tak lagi bermain keluar hingga larut malat, bahkan Jujun memperlihatkan betapa hebatnya dirinya telah mampu mengontrol emosi ketika sedang marah. 

Puji Tuhan, kehidupan Jujun semakin hari semakin membaik, tak ada lagi makian atau kata-kata kasar meskipun sesekali ia lupa. Namun, perubahan besar itu memberikan dampak yang baik kepada Jujun di sekolahnya.

Baca Juga : Ini Kisahku, Yang Dulu Manja Sekarang Jadi Anak Paling Mandiri

Perubahan ini terlihat dari nilai-nilai pelajarannya yang semakin meningkat. Bahkan saat bagi rapor telah tiba, sang guru pun berkata kepada kedua orangtua Jujun bahwa dirinya di sekolah sudah mulai aktif dan ia sudah mau mendengarkan nasihat-nasihat gurunya. 

Perubahan yang dialami Jujun saat ini tidak akan terjadi tanpa bantuan dari School of Life dan dukungan dari kedua orangtuanya. Melalui bimbingan akademik dan pendampingan karakter yang diberikan SoL dapat memberikan dampak besar bagi perubahan hidup bahkan karakter anak. 

Hal ini tidak dapat terjadi tanpa dukungan dari Anda atas pelayanan yang kami lakukan hingga saat ini. Untuk itu, dukung terus pelayanan kami untuk memberikan pendidikan dan pembalajaran karakter Kristus bagi setiap anak-anak di seluruh Indonesia. Anda dapat mendukung pelayanan kami ini dengan klik link di bawah ini. 

 

DUKUNG ANAK BANGSA

Halaman :
1

Ikuti Kami