Kamis Putih, Peringatan Perjamuan Terakhir Yesus Kristus
Sumber: canva.com

Kata Alkitab / 4 April 2023

Kalangan Sendiri

Kamis Putih, Peringatan Perjamuan Terakhir Yesus Kristus

Wisnu Prianggani Contributor
2038

Hari Kamis Putih atau di dalam bahasa inggris disebut sebagai “Maundy Thursday” adalah hari peringatan bagi umat Kristen yang jatuh pada hari Kamis sebelum Paskah. Ini adalah hari di mana umat Kristen memperingati Perjamuan Terakhir Yesus Kristus bersama murid-murid-Nya, di mana Yesus memecahkan roti dan menuangkan anggur berkata "Inilah tubuh-Ku" dan "Inilah darah-Ku." Namun, tidak sekadar Perjamuan Terakhir yang diperingati, pada hari Kamis Putih ada lima fakta penting lainnya yang harus diketahui oleh orang Kristen.

1. Arti “Maundy”

Di dalam terjemahan bahasa Inggris, kata Maundy dipakai untuk hari peringatan ini. Kata ini berasal dari bahasa Latin "mandatum" yang berarti "perintah." Kata tersebut kemudian merujuk pada upacara pencucian kaki yang dilakukan pada hari Kamis sebelum Paskah karena frasa yang digunakan oleh Yesus untuk menjelaskan perbuatannya dalam mencuci kaki, yang dalam bahasa Latin yang dimulai dengan: “Mandatum novum do vobis ut diligatis invicem...” yang artinya “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi...” (Yohanes 13:34).

 

Baca Juga: Asal Usul Kamis Putih, Salah Satu Rangkaian Paskah yang Umumnya Dirayakan Umat Kristen

 

2. Mencuci Kaki

Salah satu tindakan yang dilakukan Yesus pada hari Kamis Putih adalah mencuci kaki murid-murid-Nya (Yohanes 13:1-17). Ini adalah tindakan pelayanan dan pengorbanan yang menunjukkan rendah hati dan cinta kasih-Nya kepada orang lain. Ini juga mengajarkan pentingnya melayani sesama manusia dan menjadi pemimpin yang rendah hati dan berbakti.

 

3. Perjamuan Terakhir

Salah satu peristiwa terpenting yang diperingati pada hari Kamis Putih adalah Perjamuan Terakhir. Yesus memecah roti dan mengambil cawan yang melambangkan “tubuh” dan “darah” (Matius 26:26-28). Ini adalah perjamuan terakhir Yesus dengan murid-murid-Nya sebelum Dia ditangkap dan dihukum mati. Selama perjamuan ini, Yesus memecahkan roti dan menuangkan anggur, mengatakan bahwa itu adalah tubuh dan darah-Nya. Ini memperingati institusi Sakramen Kudus, atau Ekaristi Kudus, dalam tradisi Katolik.

 

4. Paskah Yahudi

Perjamuan Terakhir diadakan selama Paskah Yahudi, yang diperingati sebagai perayaan kebebasan dari perbudakan di Mesir (Keluaran 12:11-14). Yesus dan murid-murid-Nya sedang merayakan Seder Paskah, suatu perayaan di mana roti tanpa ragi dimakan untuk mengingat waktu ketika bangsa Yahudi keluar dari Mesir dengan tergesa-gesa dan tidak memiliki waktu untuk menyiapkan makanan yang terbuat dari ragi.

 

Baca Juga: 4 Tanda Sebelum Kematian Yesus

 

5. Tradisi Gereja

Gereja Katolik memperingati hari Kamis Putih dengan berbagai tradisi, termasuk Misa malam yang diikuti dengan adorasi sakramen dan liturgi yang mencakup perjamuan, atau Ekaristi. Pada beberapa gereja, terdapat juga tradisi pencucian kaki, di mana seorang imam atau pemimpin gereja mencuci kaki dari beberapa orang terpilih, meniru tindakan Yesus pada murid-murid-Nya.

Hari Kamis Putih memang dihubungkan dengan peristiwa cuci kaki yang dilakukan oleh Yesus terhadap para murid-Nya. Peristiwa ini disebut dalam Injil Yohanes 13:1-17. Ketika para murid sedang makan malam bersama, Yesus bangkit dari meja, mengambil sejumput air, dan mulai mencuci kaki para murid. Tindakan Yesus ini menunjukkan pentingnya sikap rendah hati dan pelayanan bagi sesama. Hal ini menjadi contoh bagi para pengikut-Nya untuk selalu memperlihatkan kasih dan pelayanan kepada orang lain, tanpa memandang status atau posisi.

Halaman :
1

Ikuti Kami