Awalnya Suka Berontak, Sekarang Gladies Harefa Jadi Anak Pemaaf
Sumber: jawaban.com

Family / 13 December 2022

Kalangan Sendiri

Awalnya Suka Berontak, Sekarang Gladies Harefa Jadi Anak Pemaaf

Claudia Jessica Official Writer
551

Sebelumnya, Gladies Kristiani Harefa dikenal sebagai seorang anak yang cengeng, suka berbicara kotor, suka memaki teman dan gurunya, serta memukul dan menendang orang-orang yang tidak mau menuruti keinginannya.

Anak berusia 6 tahun ini bergabung bersama Sanggar Belajar Anak CBN bersama Gereja Alkitab Anugerah pada bulan Juli 2022 setelah lulus dari Paud SPS Lingkungan Lasara Bahili. Siapa sangka kalau tutor di Sanggar Belajar adalah guru-guru Gladies di PAUD-nya dulu. Gladies merasa sangat senang dapat bertemu dengan guru-gurunya lagi di Sanggar Belajar.

Sikapnya yang nakal dan sulit dihadapi, banyak guru yang menyerah untuk membimbing Gladies. Namun hal itu tidak berlaku pada guru-guru Gladies saat di ia bersekolah di Paud SPS Lingkungan Lasara Bahili, dimana tutor di Sanggar Belajar menjadi guru di tempat itu. Dengan kesabaran yang luar biasa, mereka mampu membimbing Gladies dan membuang sifat-sifat buruknya secara perlahan.

Memasuki jenjang Sekolah Dasar, Gladies mengaku tidak bias menemukan guru seperti yang ada di PAUD-nya dulu. Inilah alasan mengapa ia sangat senang ketika dapat bertemu lagi dengan guru-gurunya di Sanggar Belajar. Kemampuan Gladies dalam membaca, menulis, dan berhitung semakin meningkat sejak bergabung di Sanggar Belajar. Gladies tumbuh menjadi anak yang baik dan dapat berteman dengan siapa saja, termasuk kakak tingkatnya.

 

BACA JUGA: Kelvin Pilih Baca Alkitab Daripada Bermain Handphone Setelah Ikut Tantangan Sekolah Minggu

 

Suatu ketika saat pulang sekolah, Gladies yang biasa dijemput oleh orang tuanya, hari ini ia pulang bersama temannya. Namun tiba-tiba, teman sekelasnya yang bernama Velin menarik tangan Gladies dan membuat anak ini jatuh telungkup. Dagunya terbentur, lututnya berdarah, dan bajunya basah karena genangan air sehabis hujan.

Beruntungnya, ada kakak kelas yang pulang beriringan dengan mereka membantu Gladies. Beberapa menit setelahnya, ayah Gladies dating dan langsung panic melihat keadaan anaknya yang luka-luka. Karena emosi, ayahnya memarahi Velin yang menarik tangan Gladies dan menghampiri orang tua Velin di rumahnya. Amarahnya benar-benar meluap, ia menyalahkan Velin dan keluarganya. Namun, masalah ini akhirnya selesai secara kekeluargaan.

Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Gladies yang masih terluka memutuskan untuk kembali mengikuti kegiatan di Sanggar Belajar. Tepat pada hari itu, mereka menyaksikan animasi Alkitab Superbook tentang Yusuf yang mengampuni saudara-saudaranya yang telah membuangnya. Yusuf tidak menaruh dendam sama sekali kepada saudara-saudaranya, bahkan ia menolong mereka yang dilanda kelaparan.

Setelah selesai menonton, salah satu tutor di Sanggar Belajar mengajarkan anak-anak untuk belajar dari hidup Yusuf yang tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan dengan kebaikan.

Gladies teringat dengan Velin. Meski lukanya belum sembuh, tetapi Gladies tidak ingin menyimpan dendam dan memilih untuk melepaskan pengampunan kepada Velin, sama seperti yang dilakukan oleh Yusuf terhadap saudara-saudaranya.

 

BACA JUGA: Dari Pemalu jadi Anak yang Pemberani – Junior Hulu

 

Saat pulang sekolah, ayah Gladies sedang menunggunya untuk menjemputnya. Saat di jalan menuju gergang sekolah, Gladies meraih tangan Velin dan tersenyum kepadanya. Ia berharap tidak ada jarak yang memisahkan hubungan mereka, terutama setelah kejadian Velin yang membuat Gladies terluka. Tak lupa, Gladies juga berdoa agar orangt uanya bisa mengampuni Velin dengan tulus.

Wah luar biasa ya dampak dari pelayanan Superbook, Sanggar Belajar CBN beserta gereja lokal, dan para tutor yang melayani anak-anak di Sanggar Belajar. Tentunya pelayanan ini tidak dapat berjalan jika tidak ada dukungan dari Mitra CBN yang telah berdonasi untuk mendukung pelayanan pemuridan ini.

Terimakasih Mitra CBN yang telah memberi untuk generasi. Mari kita terus sebarkan kebenaran Firman Tuhan dengan melanjutkan pelayanan ini. Bagi Anda yang ingin terlibat dalam pelayanan ini, klik tombol di bawah:

 

Saya mau mendukung pelayanan CBN

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami