Belajar Dari Cara Yesus Amankan Kerumunan Orang yang Mengikuti Dia

Kata Alkitab / 1 November 2022

Kalangan Sendiri

Belajar Dari Cara Yesus Amankan Kerumunan Orang yang Mengikuti Dia

Lori Official Writer
626

Belakangan ini tragedi yang melibatkan kerumunan orang banyak terus terjadi. Sebelumnya, peristiwa di stadion Kanjuruhan Malang pada 1 Oktober 2022 menyisihkan duka mendalam. Sebanyak 130-an orang (anak, remaja dan dewasa) meninggal dunia di tengah desak-desakan penonton sepakbola yang berusaha keluar dari stadion setelah tembakan gas air mata oleh petugas.

Peristiwa desak-desakan di tengah kerumunan orang juga terjadi di malam Halloween di Itaewon, Korea Selatan pada 30 Oktober 2022. Akibatnya sebanyak 140-an orang (kebanyakan anak muda) meninggal dunia.

Jatuhnya korban jiwa di tengah kerumunan orang banyak terjadi saat orang-orang mengikuti acara dan kegiatan besar, seperti festival/hiburan, perayaan, kegiatan olahraga hingga perayaan keagamaan. 

Menariknya, Alkitab juga mencatat beberapa peristiwa yang melibatkan banyak kerumunan orang. Salah satu peristiwa yang paling fenomenal adalah ketika ribuan orang berbondong-bondong mengikuti Yesus.

“Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.”” (Lukas 12: 1)

Yesus tentu saja bukan seorang figuran yang sedang melakukan konser atau pertunjukan. Sehingga banyak yang datang untuk menyaksikan performan-Nya. Tetapi orang-orang ini datang karena mendengar jika Yesus melakukan banyak mukjizat kesembuhan.

 

Baca Juga: Di Yohanes 15, Kenapa Yesus Menyebut Diri-Nya Sahabat dan Bukan Tuhan?

 

Menariknya, kerumunan yang berdesak-desakan ini tidak sampai menyebabkan korban jiwa. Jika merujuk pada Lukas 12: 1, kita bisa melihat bagaimana Yesus segera meresponi kondisi yang mulai tidak kondusif tersebut dengan cepat. 

Ada beberapa cara yang dilakukan Yesus untuk tetap menjaga kondisi kerumunan tetap aman, diantaranya:

1. Dia segera mengambil posisi dan membiarkan orang-orang berhenti dan tenang

Di kisah Lukas 12, setelah melihat kerumunan Yesus tampak segera mengambil posisi, membiarkan orang-orang yang saling mendorong ini berhenti. 

Tak lagi ada gerakan sama sekali, selain dari mengambil tempat untuk diam tenang dan mendengarkan Yesus yang mulai mengajar.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami