Fakta Alkitab: Lukas, Tabib yang Menulis 2 Kitab di Perjanjian Baru, Apa Saja?

Fakta Alkitab / 28 October 2022

Kalangan Sendiri

Fakta Alkitab: Lukas, Tabib yang Menulis 2 Kitab di Perjanjian Baru, Apa Saja?

Claudia Jessica Official Writer
593

Sosok awam dan bukan bagian dari ke-12 rasul, namun ia dipilih Tuhan untuk menyampaikan kebenaran Allah. Roh Kudus membimbingnya untuk menulis kitab yang meneguhkan iman orang percaya saat ini.

Ialah dokter Lukas, seorang yang berprofesi sebagai tabib. Ia dipanggil dan dipakai Allah untuk menulis kitab Injil Lukas. Seperti apa sepak terjang dan karyanya, saksikan Fakta Alkitab berikut ini.

 

Lukas Bukan dari Kalangan Yahudi

Lukas diduga berdarah Yunani yang berasal dari kota Antiokhia, Siria. Dugaan lain yang menyatakan Lukas bukan orang Yahudi bisa terlihat dalam Kolose 4:10-11 dan ayat 14, dimana Paulus membedakan antara tiga temannya yang Yahudi (mereka yang bersunat) dan Lukas.

Lukas adalah seorang yang berpendidikan dan memiliki kualitas yang baik sebagai seorang sejarawan yang dapat dipercaya. Hal ini terlihat dari gaya sastra penulisan Injil Lukas dan Kisah Para Rasul yang dapat dilihat dari sifat dan isi kitab tersebut.

Kolose 4:14 adalah petunjuk Alkitab yang menyatakan bahwa Lukas adalah seorang yang berprofesi sebagai tabib. Tabib adalah orang yg pekerjaannya mengobati orang sakit secara tradisional. Tabib sama seperti dokter, atau sinse.

Dalam Katolik, ia dihormati sebagai santo pelindung para dokter dan ahli bedah, serta hari perayaannya ditetapkan tanggal 18 Oktober.

 

Karya dan Pelayanan Lukas

Dokter Lukas selama hidupnya dengan ilham Roh Kudus menulis dua kitab, Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul.

Injil Lukas adalah salah satu dari empat tulisan yang mengawali Perjanjian Baru. Lukas menulis Injil ini kepada orang-orang bukan Yahudi guna menyediakan suatu catatan yang lengkap dan cermat tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Yesus terangkat.

Sementara Kitab Kisah Para rasul adalah Perjanjian Baru yang berisi tentang pertama kali terbentuknya gereja Kristen serta pertumbuhannya sampai pada pertengahan abad pertama Masehi.

Selain menulis kitab, peran Lukas juga terlihat dalam pelayanannya bersama dengan rasul lainnya. Dalam menceritakan misi pelayanan rasul Paulus di Kitab Kisah Para Rasul, Lukas kerap menggunakan kata “kami”. Hal ini menjadi indikasi bahwa Lukas ada disana sepanjang waktu itu. Bagian "kami" di dalam Kisah Para Rasul terus ada hingga rombongan Paulus tersebut kembali ke Troas (Kisah Para Rasul 20:1-12). Hal ini menunjukan keikutsertaan Lukas dalam melayani umat Tuhan yang berada di luar Israel.

Alkitab juga mencatat bahwa Lukas pernah pergi ke Roma untuk membantu Rasul Paulus di masa-masa menjelang kemartiran Rasul Paulus. Hal ini terlihat dalam 2 Timotius 4:11: "Hanya Lukas yang tinggal dengan saya". demikian tulis Paulus.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA ⇒

Sumber : jawaban channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami