4 Tokoh Alkitab ini Membuktikan Bahwa Kegagalan Bukanlah Masalah Fatal

Kata Alkitab / 27 September 2022

Kalangan Sendiri

4 Tokoh Alkitab ini Membuktikan Bahwa Kegagalan Bukanlah Masalah Fatal

Claudia Jessica Official Writer
1606

Kita semua pasti pernah melakukan kesalahan dan berbuat dosa. Pada saat seperti ini biasanya kita merasa tidak layak untuk menghadap Tuhan. Kita juga cenderung pesimis dan berpikir bahwa Tuhan tidak mungkin menggunakan hidup kita lagi untuk kemulian-Nya.

Namun, firman Tuhan sangat menarik. Dia menceritakan kisah para pahlawan iman yang telah menghancurkan hati-Nya. Dalam beberapa kasus, kegagalan mereka sangat ekstrem, sangat wajar bagi kita untuk mengatakan Tuhan mungkin berpaling dari mereka.

Tapi itu bukanlah sifat Tuhan. Dia adalah pengampun terbaik. Jadi ketika kita gagal, kita bisa bersyukur bahwa Tuhan menyukai kedatangan kita kembali.

Dalam Roma 8:28, Paulus mengingatkan kita bahwa, “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” Melalui Firman-Nya ini harusnya memberikan kita harapan bahwa apapun yang telah kita lakukan, petualangan kita bersama Tuhan belum berakhir. Tuhan sedang bekerja dan mendapatkan kita kembali kepada-Nya.

Berikut ini adalah 4 tokoh alkitab yang mengalami kegagalan:

 

1. Raja Daud

Tidak diragukan lagi bahwa Raja Daud adalah salah satu tokoh Alkitab yang hebat. Banyak yang terinspirasi melalui kisahnya melawan Goliat, persahabatannya dengan Yonatan, Mazmurnya yang penuh penyembahan, dan kesabarannya menghadapi Raja Saul yang jahat.

Sulit untuk memahami bahwa tokoh yang dipakai Tuhan secara luar biasa ini melanggar setengah dari 10 perintah Allah.

Daud mendambakan istri Uria, Batsyeba (2 Sam. 11: 2-3), berzina dengannya (2 Sam. 11: 4), bahkan mencurinya dari Uria (2 Sam. 12: 9, berbohong kepadanya (2 Sam. 11: 12-13), dan akhirnya membunuhnya (2 Sam. 12: 9).

Ketika nabi Natan menghadapnya karena kejahatan dan dosa-dosa yang dilakukannya, Daud segera bertobat dan mengakui dosanya. Ketika anak Daud dan Batsyeba jatuh sakit, Daud berpuasa, berdoa, dan meratapi dosanya dalam usahanya untuk melihat Tuhan menyembuhkan anaknya. Pada akhirnya ketika anak Daud dan Batsyeba meninggal, ia menerimanya sebagao penghakiman Tuhan.

Prinsip agar kegagalan atau dosa tidak berkuasa dalam hidup kita:

Ketika kita telah berdosa, kita harus mengenalinya dan bertobat. Pengampunan Tuhan tidak menyelamatkan kita dari akibat perbuatan kita, tetapi jika sudah meninggalkan kesalahan yang kita perbuat dan mau menerima ganjarannya, Tuhan masih akan memakai kita.

 

2. Kehancuran Nabi Elia

Elia memiliki begitu banyak pengalaman ajaib. Anda akan berpikir bahwa Elia memiliki iman yang tak tergoyahkan. Lagi pula, dia membuat hujan berhenti selama lebih dari 3 tahun (1 Raj. 17: 1), diberi makan oleh burung-burung gagak (1 Raj. 17:4), melihat kendi berisi tepung dan minyak dalam jumlah yang tak terbatas (1 Raj. 17: 14), menyaksikan putra seorang janda dibangkitkan (1 Raj. 17: 22), dan mengalahkan para nabi Baal dengan menurunkan api dari surga terbatas (1 Raj. 18: 38).

Tetapi ketika pertikaian dengan para penyembah nabi Baal membuat Raja Ahab dan istrinya Izebel begitu marah sehingga dia bersumpah untuk melihat Elia mati, ia tidak dapat menerimanya. Tekanan menjadi nabi Allah yang terkenal telah sampai ke Elia dan ia membawanya ke padang gurun. Ketika Tuhan bertemu dengannya di sana, Elia dikalahkan, merasa seperti dialah satu-satunya nabi yang masih percaya bahwa dia benar-benar terkepung dan terancam.

Bagaimana Tuhan menanggapi Elia? Dia memberi Elia makan dan waktu untuk beristirahat. Setelah beberapa saat, akhirnya Dia menjawab keluhan Elia dan menyemangati Elia dengan suara yang lembut bahwa tidak sendirian (1 Raj. 19).

Prinsipnya:

Burnout hanya akan terjadi secara permanen bila Anda mengizinkannya. Jangan mendengarkan segala sesuatu yang menggoda Anda saat lelah. Luangkan waktu untuk merawat diri secara fisik, spiritual, emosional, dan kemudian kembali ke jalanmu.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : jesusfilm.org
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami