8 Prinsip Investasi yang Diajarkan Alkitab (Part I)

Finance / 30 August 2022

Kalangan Sendiri

8 Prinsip Investasi yang Diajarkan Alkitab (Part I)

Claudia Jessica Official Writer
708

Firman Tuhan adalah otoritas dalam setiap aspek kehidupan kita, termasuk dalam berinvestasi. Firman Tuhan akan membimbing kehidupan kita secara spiritual, bahkan dalam hal berinvestasi. Alkitab menjelaskan prinsip-prinsip yang dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik. Ada banyak orang kehilangan uang dengan mencoba “peruntungan” melalui saham yang sedang naik atau mengejar kekayaan instan alih-alih mengikuti prinsip-prinsip investasi dari Alkitab.

Perlu dicatat bahwa investasi pada dasarnya memang melibatkan pengambilan risiko. Investasi juga tidak terbatas hanya pada pasar saham. Beberapa orang berinvestasi dalam usaha bisnis atau memulai bisnis mereka sendiri. Beberapa lagi berinvestasi dalam real estat, komoditas, mata uang, dan masih banyak lagi jenis investasi lain. Terlepas dari kendaraan investasi yang Anda pilih, prinsip-prinsip Alkitab tentang investasi tetap berlaku.

Yang membuatnya semakin menarik, Alkitab menganjurkan untuk berinvestasi alih-alih hanya menyimpannya. Dalam Lukas 19, Yesus mengkritik hamba yang mengubur satu talenta yang dipercayakan kepadanya, dan memuji hamba-hamba lain yang memperoleh pelipatgandaan dari investasi talenta mereka. Tampaknya belajar membuat keputusan investasi yang baik adalah bagian penting untuk menjadi pelayan yang bijaksana.

Jadi, daripada hanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh guru investasi, atau buku investasi, mari kita lihat beberapa prinsip yang diajarkan Alkitab untuk berinvestasi.

 

1. Diversifikasi

Pengkhotbah 11: 1-2 – “Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu. Berikanlah bahagian kepada tujuh, bahkan kepada delapan orang, karena engkau tidak tahu malapetaka apa yang akan terjadi di atas bumi.”

Menginvestasikan semua uang ke dalam satu usaha merupakan ide yang kurang baik. Kita hidup di bumi, tidak ada investasi yang pasti. Oleh karena itu, lebih baik untuk mendiversifikasi atau membagi investasi Anda ke beberapa tempat sehingga jika salah satu investasi menimbulkan kerugian, Anda masih punya investasi lain yang dapat mengimbangi kerugian dengan keuntungan pada investasi yang lain.

 

BACA JUGA: 6 Kesalahan Ini Seringkali Dilakukan Investor Pemula! Pastikan Kamu Gak Melakukannya Ya

 

2. Berinvestasi dalam bidang atau produk yang Anda pahami

Amsal 24: 3-4 – “Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dan dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.”

Ketika memilih saham atau bisnis untuk berinvestasi, pilihlah produk yang benar-benar Anda pahami dan bagaimana cara mereka menghasilkan uang. Pada akhir tahun 1990-an, banyak orang berinvestasi saham tanpa mengetahui apa yang mereka lakukan atau bagaimana mereka bisa menghasilkan uang. Akibatnya, mereka tidak memiliki cara untuk memahami bagaimana bisnis itu sendiri berjalan dan mengenali kapan harus keluar dari sana.

 

3. Investasi bukan spekulasi

Amsal 13:11 – “Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.”

Kekayaan apapun yang Anda peroleh dari perjudian, baik itu dari investasi atau kasino, akan cepat lenyap. Jika Anda memilih untuk menginvestasikan uang tanpa memiliki alasan yang kuat untuk melakukannya, maka Anda tidak berinvestasi, tetapi berspekulasi. Tentu saja spekulasi juga bisa mendatangkan keuntungan, tetapi kemungkinan besar Anda akan kalah.

 

BACA JUGA: Kata Siapa Saham Itu Sama Dengan Judi? Cari Faktanya Dulu di Sini!

 

4. Jangan serakah

Lukas 12:15 – “Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.””

Berinvestasi bisa menjadi bagian dari hidup Anda, tetapi seharusnya tidak menjadi hidup Anda. Uang dapat menjadi pertahanan dan harus dibangun sebagai persiapan masa mendatang, tetapi memperoleh kekayaan tidak boleh menjadi satu-satunya tujuan hidup Anda.

Itulah empat prinsip yang Alkitab katakan mengenai investasi, kita akan membahas empat prinsip lainnya di artikel selanjutnya!

 

Sumber : echristianfinance.com
Halaman :
1

Ikuti Kami