7 Cara Sambut Jemaat Baru Agar Mereka Merasa Diterima dan Nyaman di Gereja Anda

Relationship / 15 August 2022

Kalangan Sendiri

7 Cara Sambut Jemaat Baru Agar Mereka Merasa Diterima dan Nyaman di Gereja Anda

Claudia Jessica Official Writer
1159

5. Ceritakan pelayanan yang ada di gereja Anda

Saat bertemu dengan jemaat baru atau pengunjung gereja, coba lihat ketertarikan yang dimilikinya. Misalnya, Anda tidak mungkin membahas pelayanan tarian pada jemaat yang sudah berumur. Namun jika Anda menceritakan tentang pelayanan anak-anak kepada ibu yang memiliki anak, mungkin ia akan tertarik. Pria atau wanita yang masih lajang mungkin akan tertarik dengan pertemuan lajang bulanan. Sebuah keluarga dengan anak yang sudah remaja mungkin akan senang mendengarkan pelayanan untuk anak muda.

6. Cobalah untuk memenuhi kebutuhannya

Galatia 6:10 mengatakan, “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.”

Jika jemaat baru atau pengunjung gereja merasa tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan dalam ibadah atau letak tempat-tempat yang ada di gereja, ini adalah kesempatan bagi Anda untuk membantunya!

Apakah seorang ibu yang kelelahan membutuhkan bantuan untuk menemukan kamar bayi? Apakah gereja Anda menggunakan himne selama ibadah, atau kursi telah terisi penuh dengan jemaat? Anda bisa menawarkan diri Anda untuk membantu mereka.

Jika sebuah keluarga baru mengenal daerah tersebut, mereka mungkin memerlukan rekomendasi tentang sekolah atau layanan masyarakat lainnya. Atau mungkin mereka butuh bantuan untuk pindah ke rumah baru mereka.

Memenuhi kebutuhan akan rekan seiman adalah cara yang bagus untuk terhubung dan membentuk persahabatan sehat.

Alkitab memberitahu kita dengan jelas tentang bagaimana kita harus memperlakukan satu sama lain, mulai dari hari pertama di gereja. Kita tidak tahu apa yang dialami oleh jemaat baru atau pengunjung gereja dalam kehidupan pribadinya, dan seberapa penting serta dampaknya sebuah senyuman atau sapaan yang ramah.

Jadi tidak perlu malu-malu untuk menjangkau mereka.

Sumber : iBelieve
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami