Inilah Alasan Kemenkes Belum Berikan Vaksin Booster Dosis Kedua pada Masyarakat Umum

Health / 9 August 2022

Kalangan Sendiri

Inilah Alasan Kemenkes Belum Berikan Vaksin Booster Dosis Kedua pada Masyarakat Umum

Aprita L Ekanaru Official Writer
1004

Pemerintah resmi memberikan vaksinasi Covid-19 dosis booster ke-2 (vaksinasi dosis keempat) bagi para tenaga kesehatan dimulai beberapa waktu lalu. Sekitar 2 juta nakes yang akan menjadi sasaran penerima booster kedua Covid.

Kini muncul pertanyaan, kapankah vaksin booster dosis kedua akan diberikan pada kelompok masyarakat umum?

Menjawab hal tersebut, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementrian Kesehatan RI dr Maxi Rein Rondonuwu mengatakan bahwa pihaknya belum dapat mengeluarkan kebijakan pelaksanaan vaksin booster kedua untuk diberikan kepada kelompok masyarakat umum.

"Belum ada kebijakan, kita selesaikan dulu yang pertama. Booster pertama itu baru 20 persenan, itu dulu," kata Maxi saat dijumpai di kantor Kemenkes, pada Senin(08/08).

Berdasarkan data Kemenkes, masyarakat yang sudah disuntik vaksin booster pertama baru mencapai 57.553.217 atau 24,53%. Sementara itu, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua sebanyak 170.322.263 atau 72,58%. 

Maxi juga mengatakan sebelum mengeluarkan kebijakan booster kedua, vaksinasi dosis primer harus didahulukan. Saat ini angka cakupan vaksinasi COVID cenderung stagnan di angka 86 persen untuk dosis pertama dan 72 persen untuk dosis kedua.

Pada kesempatan berbeda, Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa ke depannya vaksin booster akan diberikan kepada masyarakat umum dengan mempertimbangkan skala prioritas. Seperti tenaga kesehatan, lansia (lanjut usia), dan pengidap komorbid.

"Pada prinsipnya pemberian booster kedua akan diberikan berdasarkan prioritas terlebih dahulu yaitu tenaga kesehatan, lansia, dan penderita komorbid," paparnya dalam konferensi pers, Kamis (04/08) lalu.

Sumber : detikCom
Halaman :
1

Ikuti Kami