Bangsa Israel Ternyata Pernah Alami 3 Kali Masa Resesi Lho!

Fakta Alkitab / 8 August 2022

Kalangan Sendiri

Bangsa Israel Ternyata Pernah Alami 3 Kali Masa Resesi Lho!

Lori Official Writer
1655

Banyak hal menjadi penyebab resesi ekonomi, di antaranya Inflasi atau proses meningkatnya harga secara terus-menerus, dan revolusi industri yang mendorong tehnologi yang menggantikan tenaga kerja manusia.

Dalam keadaan resesi biasanya daya beli masyarakat turun karena mereka mengeluarkan uang hanya untuk hal-hal tertentu. Banyak orang kehilangan pekerjaan sebagai imbas perusahaan melakukan efisiensi atau bangkrut. Dan Pandemi Covid-19 menambah berat kondisi perekonomian dunia.

 

RESESI TIGA GENERASI DI DALAM ALKITAB

Resesi pernah terjadi beberapa kali pada masa perjanjian lama. Tiga nama leluhur bangsa Israel yang sangat dihormati, yaitu Abraham, Ishak dan Yakub mengalami situasi resesi dalam kehidupan mereka. 

Tiga generasi yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Yahudi tersebut pernah mengalami ancaman kelaparan sebagai akibat dari resesi atau krisis yang terjadi. Mereka terpaksa pergi ke negeri asing demi untuk bisa mempertahankan hidup. 

 

Baca Juga: #KataAlkitab: Resesi Ekonomi Besar Juga Pernah Terjadi di Zaman Alkitab Loh, Apa Saja Itu?

 

Abraham yang masih bernama Abram harus pergi ke Mesir, ketika kelaparan hebat terjadi. Hal yang sama juga dialami oleh Ishak, anak Abraham. Tapi saat itu, Tuhan melarang anak Abraham itu pergi mengungsi ke Mesir. Sebagai gantinya, Ishak tinggal di wilayah Filistin yang dipimpin oleh Raja Abimelekh (Kejadian 26:1). Selanjutnya, Yakub, anak Ishak pun tak luput dari krisis pangan. Yakub yang disebut juga Israel harus mengungsi ke Mesir untuk menghindari bencana kelaparan yang terjadi ketika itu. 

Resesi atau krisis ekonomi selalu memunculkan ketakutan dan kekhawatiran. Tak terkecuali tokoh-tokoh sekelas Abraham, Ishak dan Yakub. Padahal jelas, mereka adalah manusia-manusia yang terhitung dekat dengan Tuhan. Tapi daerah-daerah pengungsian yang terhitung dalam kekuasaan raja-raja tak urung mmengintimidasi hati mereka dengan rasa takut berlebihan. 

Abram meminta Sarai istrinya untuk mengaku sebagai adik perempuannya saat mereka tiba sebagai orang asing di Mesir. Abram overthinking bahwa Firaun akan membunuhnya demi bisa merebut Sarai istrinya yang cantik (Kejadian 12:11). Trik Abram atau Abraham itu juga ditiru oleh Ishak, anaknya. Ketika Ishak mengungsi ke Filistin, ia mengakui Ribka, istrinya sebagai saudari perempuannya (Kejadian 26:7). Kebetulan paras Ribka juga cantik seperti masa muda Sara, mertua perempuanya. Yakub pun perlu diyakinkan oleh Tuhan agar Anak lelaki Ishak itu memiliki kepercayaan diri mengungsi ke Mesir. Tuhan harus mengingatkan kembali janji-NYA bahwa Tuhan akan menjadikan Yakub atau Israel sebagai bangsa yang besar (Kejadian 46:3)

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami