Dapat Protes Soal Blokir Steam, Paypal dan Lainnya, Kominfo Minta Maaf dan Ralat Aturan…

News / 1 August 2022

Kalangan Sendiri

Dapat Protes Soal Blokir Steam, Paypal dan Lainnya, Kominfo Minta Maaf dan Ralat Aturan…

Lori Official Writer
309

Sebelumnya Kominfo mengancam pemblokiran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) seperti WhatsApp, Google, Instagram dan Twitter. Namun peringatan tersebut diresponi segera oleh masing-masing PSE pemblokiran berhasil dihindarkan.

Namun tidak dengan ancaman kedua yang dilayangkan oleh Kominfo. Kali ini, Kominfo mengumumkan pemblokiran PSE seperti Paypal, Steam, EpicGame Store, hingga Dota. 

Tindakan ini rupanya tidak membuat masyarakat senang. Justru warga net melakukan aksi protes besar-besaran terhadap Kominfo. Pasalnya hal itu dianggap sangat merugikan mereka yang bekerja di bidang-bidang tersebut maupun yang melakukan transaksi perbankan.

Per Senin (1/8), tagar #BlokirKominfo pun menjadi trending di Twitter. Warganet menyayangkan tindakan Kominfo yang hanya berujung merugikan banyak pihak.

“Kalo belum ada solusi jangan main asal blokir lah. Ini merugikan banyak orang termasuk Freelancer yang nyari duit pake Paypal buat transaksi.” #BlokirKominfo #BlokirGakPakeMikir” tulis @AlsChainart.

Sementara Kepala Pusat Inovasi dan Ekonomi Digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menilai jika langkah Kominfo hanya merugikan warga Indonesia.

“Yang merugi adalah masyarakat Indonesia di mana dibandingkan dengan siste pembayaran global lainnya seperti Googlepay dan Alipay, pengguna Paypal di Indonesia cukup tinggi,” ungkapnya.

Atas beragam kritik yang dilayangkan, Kominfo meminta maaf secara resmi ke publik. Untuk PSE khusus untuk game, Kominfo menegaskan supaya untuk sementara waktu akses ditutup hingga pihak penyedia layanan mengikuti regulasi resmi dari perintah.

“Jadi mohon maaf teman-teman, pemain game, saya juga pemain game, mohon maaf sementara waktu memang masih ada kendala dan mereka sedang melengkapi dan mereka berkomitmen segera mendaftar. Kita tunggu, mudah-mudahan bisa cepat mendaftar,” terang Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, Minggu, 31 Juli 2022.

Sementara untuk Paypal, Kominfo akan membuka blokir dalam lima hari ke depan. Sehingga pengguna berkesempatan untuk menarik uang maupun menyelesaikan transaksi yang sedang berjalan.

“Menteri Kominfo memberikan kebijakan untuk membuka sementara Paypal. Jadi sekarang sudah bisa diakses kembali oleh masyarakat,” ungkap Samuel.

Selain puluhan PSE yang sudah diblokir, dia juga menegaskan pihaknya tengah menlakukan review bertahap terhadap 10.000 traffic terbesar lainnya yang belum terdaftar. “Saat ini sudah ada 9000-an lebih yang terdaftar dari seharusnya 10.000 pertama. Nanti kita lihat apakah dari traffic tersebut ada PSE besar yang belum terdaftar,” jelasnya.

Samuel mendorong masyarakat untuk beralih kepada penyedia layanan elektronik dalam negeri, yang saat ini sudah tersedia.

Mari tetap dukung, langkah baik yang dilakukan pemerintah. Jika dianggap kurang tepat, kiranya kita bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami