PGI Angkat Suara Soal Insiden Penembakan di Nduga, Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi

News / 19 July 2022

Kalangan Sendiri

PGI Angkat Suara Soal Insiden Penembakan di Nduga, Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi

Lori Official Writer
553

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinannya atas insiden penembakan di Kampung Nogolait, Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu, 16 Juli 2022 akhir pekan lalu.

Pembantaian yang menelan 10 warga sipil ini dinilai perlu diusut tuntas oleh pemerintah. Untuk itu perlu dibentuk tim investigasi komprehensif guna mengusut kasus pembantaian yang acap kali terjadi di daerah tersebut.

“(PGI) Meminta pemerintah membentuk tim independen untuk melakukan investogasi komprehensif,” ungkap Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow pada Senin (18/7).

 

Baca Juga: Inilah Pesan Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom Saat Kunjungan di Papua

 

Dia juga meminta supaya TNI dan Polri tetap melakukan upaya antisipasi guna mencegah terjadinya pembantaian serupa di kemudian hari. “TNI dan Polri untuk dapat melakukan upaya pencegahan atas kemungkinan terjadinya tindakan pembunuhan serupa,” ungkapnya.

Melalui Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian PGI Henrek Lokra, PGI turut menyampaikan keprihatinan dan dukacita terdalam kepada 10 orang yang tewas dan 2 orang kritis. Salah satu diantara korban adalah Pendeta Eliaser Baner yang merupakan Pendeta Gereja Kemah Injili Indonesia.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang dalam atas meninggalnya masyarakat sipil termasuk Pendeta GKII, Pendeta Eliasar Baner. Kiranya keluarga diberikan kekuatan menghadapi peristiwa dukacita yang memilukan ini,” ungkap Henrek.

 

Baca Juga: Soal Buku Agama Islam yang Bahas Injil, PGI Sampaikan Ini ke Umat Kristen

 

Dia berharap gereja-gereja di Papua juga turut mengupayakan perdamaian bersama. “Kami mendorong gereja-gereja di Tanah Papua untuk terus melakukan upaya kemanusiaan, sebagaimana perlu, untuk masyarakat di Kampung Nogolait, Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga dan di sekitarnya,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, pelaku pembantaian ini diketahui adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogeya.

Yuk berdoa buat Papua supaya kelompok kriminal tersebut bisa diamankan dan tidak lagi menjadi ancaman bagi masyarakat setempat.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami