3. Resiko besar yang harus dihadapi
Perusahaan startup cenderung belum stabil dan memiliki tantangan yang cukup tinggi dalam proses pengembangannya. Berbagai pertanyaan akan muncul, seperti "Apakah startup ini bisa memenuhi kebutuhan pasar?" Jika gagal, tentu saja startup ini akan menjadi perushaan yang gagal.
Menurut penelitian dari cbcinsight.com ada beberapa hal yang membuat startup gagal, hal yang cukup besar kemungkinanya adalah karena tidak memiliki pasar.
Di Indonesia sendiri, banyak perusahaan startup yang memberikan layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga membentuk pasar tersendiri, selama layanan tersebut masih digunakan dan dibutuhkan oleh masyarakat, perusahaan tetap akan dapat bertahan.
Namun tidak sedikit juga startup yang tumbang, salah satu penyebabnya adalah karena gagal memenuhi kebutuhan dan minat pasar.
Ingin tahu lebih banyak fakta tentang tentang startup yang sebenarnya?
Jangan lupa saksikan Jawaban Market Place dengan pembicara Edy Sulistyo, seorang serial tech entrepreneur, salah satunya adalah eEvent yang dibangun saat masih berada di Amerika yang kemudian diakusisi oleh Envision Poin pada 2013. Lalu kembali ke Indonesia menjadi salah satu co-founder dari Loket sebuah aplikasi/sistem manajemen tiket yang kemudian di akusisi oleh Gojek dan menjelma menjadi Go-Tix.
Sumber : Kantorkita.com
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!