Kenapa Tuhan Membutuhkan Korban Persembahan Kita?

Kata Alkitab / 6 July 2022

Kalangan Sendiri

Kenapa Tuhan Membutuhkan Korban Persembahan Kita?

Lori Official Writer
3142

Kenapa Tuhan membutuhkan korban persembahan kita? Hal ini bisa kita pelajari dari kisah nabi Elia. 

Elia adalah nabi yang taat melakukan perintah Tuhan. Elia bahwa berani memberikan janji yang terdengar mustahil kepada janda miskin yang ia temui karena dia yakin Tuhan akan melakukannya.

Di dalam kisah ini, kita akan membaca bagaimana Elia meminta janda miskin untuk menaati yang ia perintahkan. Lalu sesuatu pun terjadi!

Kisah ini adalah jawaban dari pertanyaan kita: Kenapa Tuhan membutuhkan korban persembahan kita? Karena sebagai orang percaya, kita hidup sesuai dengan iman yang kita taruh di dalam Tuhan. 

Korban persembahan adalah sesuatu yang akan melatih iman kita. Tuhan sebenarnya tidak membutuhkan persembahan kita. Tetapi Dia mau kita bertumbuh melalui pengenalan yang benar akan Dia. Dia mau kita menjadi pribadi yang rendah hati, mau berkorban, mengasihi dan mau membagi apapun yang kita punya untuk orang lain.

Jadi korban persembahan apa yang Tuhan minta dari kita?

1. Tuhan mau melihat apa prioritas dalam hidup kita.

Berapapun besarnya nominal angka di dalam rekening bank Anda, pada akhirnya semua orang tidak akan membawanya ke dunia fana. Ada waktunya kita semua akan kembali ke Tuhan. 

Korban persembahan adalah tantangan yang diberikan Tuhan untuk melihat hal apa yang paling penting dalam hidup kita. Apakah itu uang? Tuhan bisa membaca isi hati kita. 

 

2. Tuhan mau melihat pemberian terbaik kita.

Hal terbaik apa yang sudah Anda berikan untuk Tuhan?

Yesus meminta kita, melalui Markus 8: 34 untuk menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Dia. Ini adalah korban persembahan terbaik yang Tuhan mau kita berikan. 

Apakah orang percaya sudah melakukannya?

Hal ini membutuhkan komitmen yang serius. 

 

3. Tuhan rindu supaya hidup kita diberkati.

Hidup untuk Tuhan itu ibarat tidak menggenggam apapun yang kita punya. Seperti janda miskin dalam kisah Elia, dia mungkin sengsara dalam keadaannya. Tetapi dengan perintaan Elia, ada janji yang lebih besar yang rupanya sudah Tuhan rancangkan. 

Tuhan hanya meminta kita taat, sekalipun itu sulit. Tetapi dibalik ketaatan tersebut, Tuhan rindu supaya hidup kita semakin diberkati dan berkelimpahan di dalam iman.

Tuhan meminta kita mempersembahkan banyak hal dalam hidup ini, bahkan yang paling sederhana seperti mengucap syukur. Apakah kita sudah mempersembahkan ucapan syukur kita? Apakah kita sudah taat mempersembahkan hidup kita sepenuhnya untuk menyenangkan hatiNya?

Hari ini ambil waktu untuk merenungi hal ini dan ambil komitmen untuk mulai melakukannya hari ini.

Sumber : Openthebible.org
Halaman :
1

Ikuti Kami