Bagaimana Seharusnya Gereja yang Sehat Menghadapi Masa-masa Sulit?

Kata Alkitab / 22 June 2022

Kalangan Sendiri

Bagaimana Seharusnya Gereja yang Sehat Menghadapi Masa-masa Sulit?

Lori Official Writer
1384

Bagaimana seharusnya gereja yang sehat menghadapi masalah?

Dalam tulisannya, Petrus menyampaikan beberapa nasihat kepada gereja dalam menghadapi masa-masa ujian yang sulit?

“Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5: 6-7)

Di pasal pertama ini, Petrus banyak berbicara kepada para penatua dan jemaat gereja. Dia menantang mereka untuk hidup dengan cara yang sehat. Dia memanggil para penatua untuk memimpin dengan benar di gereja; dia memanggil orang-orang muda yang menolak kepemimpinan untuk mau tunduk. 

Dia berbicara kepada seluruh gereja untuk meneganakn pakaian kerendahan hati dalam melayani satu sama lain.

“Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”” (1 Petrus 5: 5)

 

Baca Juga: 6 Tipe Pemimpin Dalam Gereja, Anda yang Mana?

 

Ciri-ciri Gereja yang Sehat

Kenali ciri-ciri gereja yang sehat lewat beberapa hal di bawah ini:

1. Gereja yang sehat memiliki kepemimpinan yang kudus dan kerinduan untuk melayani dan memelihara kesatuan. 

Semua jemaat mengambil peranan masing-masing di dalam pelayanan dan melakukannya dengan rendah hati.

Di 1 Petrus 5: 6-7, Petrus menyampaikan bahwa supaya ‘setiap orang merendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat’. 

Apa arti merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang kuat?

- Merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang kuat berarti mengakui bahwa Tuhan memegang kendali atas segala keadaan. Alkitab dengan jelas menyampaikan bahwa Allah berdaulat dan mengendalikan segala sesuatu. 

“Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya.” (Efesus 1: 11)

- Merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang kuat berarti percaya kepada Tuhan. Seperti di sampai oleh Raja Salomo di Amsal 3: 5, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.”

 

Baca Juga: Di Tempat Ini Tuhan Yesus Mendirikan Gereja-Nya yang Pertama?

 

- Merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang perkasa berarti berserah sepenuhnya kepada Tuhan. Yesus berkata, ambillah cawan ini dari padaku tetapi kehendakMu lah yang jadi (Lukas 22: 42). Dia tunduk kepada kehendak Tuhan atas hidupnya bahkan saat kehendak Tuhan itu artinya salib. Banyak orang Kristen yang hanya ingin tunduk ketika kehendak Tuhan sesuai dengan rencananya saja. Tetapi saat muncul kesulitan, mereka mulai berontak. 

Yesus merendahkan diri dan mau memikul salib karena Dia mengerti bahwa Tuhan tahu yang terbaik. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami