Inilah 5 Ayat Alkitab yang Kadang Salah Ditafsirkan Orang

Kata Alkitab / 20 June 2022

Kalangan Sendiri

Inilah 5 Ayat Alkitab yang Kadang Salah Ditafsirkan Orang

Contasia Christie Official Writer
4209

Saat kita membaca Alkitab, mungkin ada beberapa ayat yang membuat kita bingung dan rancu. Untuk bisa interpretasi Alkitabiah dengan benar, kita harus memperhatikan maknanya secara kontekstual. Sayangnya banyak orang yang sering salah menafsirkan ayat Alkitab karena mereka kehilangan prinsip yang sangat penting, yaitu aturan konteks. Ini sangat penting ketika menafsirkan Kitab Suci.

Konteks Alkitabiah mencakup empat hal yang berkaitan dengan suatu perikop Kitab Suci atau Alkitab:

1. Seputar kata, kalimat, dan paragraf

2. Bab

3. Buku

4. Seluruh Alkitab

Kita juga harus membandingkan bagian-bagian serupa untuk klarifikasi dan penelitian konteks sejarah, budaya, dan tata bahasa.

Berikut ini beberapa ayat Alkitab yang sering kali salah diartikan:

 

1. Mazmur 37:4

“dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.”

Beberapa orang menggunakan ayat pendek ini untuk membenarkan mereka dalam keuntungan duniawi (kesehatan, kekayaan, dll). Padahal secara kontekstual, kitab Mazmur ini berbicara tentang tindakan Allah dalam penciptaan sejarah bangsa Israel. Tujuannya adalah untuk mendorong umat-Nya penyembahan yang benar kepada Allah. Di Mazmur 37, Daud menulisnya tentang cara manusia yang dikontraskan dengan cara Tuhan. Bersukacita di dalam Dia berarti ketika kita orang Kristen menemukan kesenangan dan sukacita kita di dalam Tuhan.

Kita menghabiskan waktu yang berharga dengan Dia dalam Firman-Nya dan berkomunikasi dengan Dia melalui doa. Kita diubah ( Roma 12:2 ). Kita mengasihi Dia ( 1 Yohanes 4:19 ) dan kita ingin menyenangkan Dia dan (ini adalah peringatannya) kita menjadi lebih seperti Dia ( Roma 8:29 ; 2 Korintus 3:18 ) dan mengetahui apa yang Dia inginkan dari kita ( 1 Korintus 2:16 ). Kalau kita melihat ayat bagian yang kedua – “maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu” - berarti bahwa  keinginan hati kita menjadi keinginan -Nya, bukan lagi keinginan kita.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA -->

Sumber : biblestudytools
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami