5 Alasan Alkitabiah Kenapa Aborsi Itu Tindakan yang Salah
Sumber: euractive.com

Kata Alkitab / 16 June 2022

Kalangan Sendiri

5 Alasan Alkitabiah Kenapa Aborsi Itu Tindakan yang Salah

Lori Official Writer
1305

Alkitab menekankan tentang berharganya nilai kehidupan. Yeremia 1: 5 menyampaikan bagaimana Tuhan berkarya membentuk satu kehidupan sejak dalam kandungan.

“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Di Yesaya 49: 1b juga menyampaikan campur tangan Tuhan atas karya kehidupan sejak di dalam kandungan. “TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku.”

Terlepas dari kondisi tertentu yang dialami oleh wanita hamil, seperti kehamilan yang mengancam nyawa atau kondisi janin tertentu yang mengharuskan wanita aborsi. Pada hakikatnya, praktik aborsi yang dilakukan karena alasan tidak menginginkan kehadiran anak yang dikandung merupakan perbuatan yang melanggar kodrat ilahi.

Ada 5 alasan alkitabiah mengapa aborsi dianggap sebagai tindakan yang salah.

1# Aborsi sama dengan kejahatan

Sejak janin masuk ke dalam rahim dan berkembang, itu artinya sebuah kehidupan sedang terjadi. Ada sosok kecil yang sedang berjuang untuk terus berkembang hidup di sana. Karena itulah praktik aborsi yang dilakukan dengan motif untuk menghentikan kehidupan tersebut merupakan tindakan kejahatan. 

Alkitab sendiri memperingatkan kita untuk ‘Jangan membunuh’ (Ulangan 5: 17). Lalu bagaimana mungkin kita masih membenarkan aborsi?

 

2# Aborsi menentang karya penciptaan Allah

Kita percaya bahwa Tuhan terlibat dalam karya penciptaan kita, seperti yang dicatat dalam Yeremia 1: 5 dan Yesaya 49: 1b

Karena itulah setiap orang yang berusaha menghentikan penciptaan tersebut berarti menentang rancangan Tuhan. Roma 14: 23 berkata bahwa setiap tindakan yang bukan dari kebenaran (iman) adalah dosa.

 

Baca Juga: #KataAlkitab: Alkitab Punya Aturan Aborsi?

 

3# Tidak memuliakan Tuhan

Semua orang dibentuk melalui karya penciptaan yang sama. Bayangkan apa yang akan Tuhan pikirkan ketika kita sedang mencoba menghambat proses penciptaan yang sudah Dia tetapkan atas hidup seseorang.

Tentunya ini adalah tindakan melawan rancangan Tuhan atau tidak memuliakan Dia. 

“Bukankah Ia, yang membuat aku dalam kandungan, membuat orang itu juga? Bukankah satu juga yang membentuk kami dalam rahim?” (Ayub 31: 15) 

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

4# Aborsi bukan jalan menghindari aib

Banyak orang yang melakukan aborsi karena kehamilan yang tidak dikehendaki. Sehingga hal ini dianggap aib dan harus dihindari. 

Namun tahukah Anda bahwa tidak seharusnya anak hasil hubungan terlarang menanggung kejahatan yang direncanakan seperti aborsi. Justru anak sama sekali tidak ditimpa oleh dosa yang dilakukan orang tuanya. Seperti disampaikan dalam Ulangan 24: 16 bahwa setiap orang harus bertanggung jawab atas dosanya dan seorang anak tidak sepatutnya menanggung hukuman atas dosa atau kesalahan orang tuanya.

 

Baca Juga: Fakta Aborsi Di Indonesia Hingga Jawaban Apakah Aborsi Itu Salah Atau Nggak!

 

5# Aborsi adalah rancangan si iblis

Iblis datang untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. Praktik aborsi adalah salah satu cara si iblis untuk membuat manusia jatuh ke dalam dosa. 

Rasa bersalah atas kehamilan yang tidak dikehendaki akan dipakai oleh si iblis untuk membuat kita melakukan cara-cara yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Sehingga dengan itu, dia bukan saja menang atas kejatuhan kita tetapi juga membunuh satu jiwa yang mungkin sedang Tuhan persiapkan untuk dipakai sesuai dengan rancangan-Nya.

Saat kita merasa aborsi adalah hal yang wajar dan pilihan satu-satunya untuk melindungi kredibilitas kita maka kita sedang dikelabui oleh si iblis. Apa yang harus dilakukan untuk terhindar dari pikiran ini? Selalu mengandalkan tuntunan Tuhan atas setiap tindakan kita.

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. (Roma 1: 28-32)

Jika Anda saat ini berniat untuk aborsi atau pernah melakukan aborsi karena tindakan Anda sendiri, saat ini datanglah kepada Tuhan dan ungkapkan setiap tindakan Anda. Kesalahan apapun yang sudah Anda perbuat, jika Anda mengakuinya dihadapan Allah dengan penuh penyesalan dan hancur hati, maka Dia Allah yang setia akan mengampuni kesalahan Anda. Namun jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama lagi.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami