Cara Orang Kristen Menjawab Pertanyaan “Apakah Alkitab Masih Relevan di Zaman Ini?”

Kata Alkitab / 30 May 2022

Kalangan Sendiri

Cara Orang Kristen Menjawab Pertanyaan “Apakah Alkitab Masih Relevan di Zaman Ini?”

Lori Official Writer
1409

Sebagai buku yang sudah berusia lebih dari 2000 tahun, dunia sekuler kerap mempertanyakan tentang relevansi Alkitab bagi kehidupan di zaman ini.

Ada saja yang beranggapan bahwa Alkitab hanyalah pedoman moral yang ketinggalan zaman dan tak lagi relevan dengan cara hidup di zaman ini. Bagaimana seharusnya orang Kristen menyikapi pernyataan ini?

 

Tujuan Alkitab

Alkitab adalah cerita Tuhan, surat cinta Tuhan bagi umat manusia. Alkitab adalah buku yang mengisahkan tentang Yesus, firman itu sendiri. Alkitab adalah satu-satunya sumber yang paling objektif tentang karya dan rencana Tuhan atas dunia.

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. (Yohanes 1: 1-3)

Alkitab banyak menuliskan tentang alam semesta dan peristiwa-peristiwa yang menurut para ilmuwan dan peneliti ilmiah dapat dibuktikan kebenarannya. Alkitab bahkan mengungkapkan banyak informasi tentang perilaku dan karakter manusia. Pengalaman kita sehari-hari menunjukkan kepada kita bahwa informasi ini sangat akurat dan menggambarkan kondisi manusia secara natural. 

Bahkan banyak penemuan bersejarah yang ditulis di Alkitab telah terkonfirmasi oleh para ahli arkeologi. Kisah-kisah di dalam Alkitab bahkan ditemukan secara nyata, baik tempat, waktu dan juga peristiwanya. Sehingga anggapan bahwa Alkitab adalah buku yang berisi kisah dongeng jelas salah.

Karena itulah Alkitab bukan saja sekadar buku sejarah, teks psikologi, panduan hidup atau bahkan jurnal ilmiah. Alkitab adalah gambaran siapa Tuhan itu sendiri. Ujung kisah di dalam Alkitab mengungkapkan kepada kita tentang rencana akhir-Nya atas alam semesta. Dalam artian, Tuhan menuntun kita untuk memilih jalan menuju kekekalan yang sudah Ia sediakan.

Tuhan menawarkan harapan atas pemulihan hidup kita yang rusak melalui karya penebusan Yesus di kayu salib. Penebusan ini menjadi pesan yang relevan dari waktu ke waktu. 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami