Bolehkah Orang Kristen Merayakan Hari Bumi atau Earth Day?

Lifestyle / 22 April 2022

Kalangan Sendiri

Bolehkah Orang Kristen Merayakan Hari Bumi atau Earth Day?

Contasia Christie Official Writer
434

Setiap tanggal 22 April 2022, orang-orang di seluruh dunia merayakan Hari Bumi atau Earth Day. Perayaan ini dimulai pada tahun 1970. Pada tanggal itu, orang-orang menunjukkan dukungan mereka terhadap perlindungan alam atau bumi. Biasanya diisi dengan kegiatan yang berhubungan dengan mendorong kepedulian terhadap bumi, seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan listrik, membersihkan sampah, dan lainnya.

Pada Hari Bumi 2016, lebih dari 120 negara menandatangani Perjanjian Paris, sebuah perjanjian kontroversial di mana para anggota yang berpartisipasi sepakat untuk mengurangi dampak negara mereka terhadap pemanasan global.

 

Pesan Tuhan untuk manusia

Memang hari ini bukan hari raya Kristen. Tapi jika kita lihat, merawat bumi itu bukan hanya konsep sekuler. Bahkan Tuhan telah berpesan pada kita untuk menjaga alam dan merawatnya, seperti yang dikatakan firman Tuhan dalam Kejadian 2: 15, “TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”

Kita memang wajib merawat ciptaan Tuhan, termasuk bumi sebagai karya ajaib-Nya. Tuhan tidak menciptakan bumi untuk diabaikan, disalagunakan, atau dipakai secara berlebihan. Dia menciptakan-Nya agar kita bisa menikmatinya dan mengusahakannya menjadi lebih baik.

 

Apakah kita boleh merayakan Hari Bumi atau Earth Day?

Sebagai orang Kristen yang percaya pada firman Tuhan, kita tahu bumi ini tidak akan bertahan selamanya. Justru Tuhan sudah berpesan kepada kita bahwa nantinya akan hancur dan membuka langit ataupun bumi yang baru (Yesaya 65:17 ; 2 Petrus 3:12-13 ; Wahyu 21:1). Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada cara untuk ‘menyelamatkan bumi’ dari kehancuran, dan hanya rencana Tuhan yang akan terjadi pada waktu yang telah ditentukan-Nya.

 

Kesimpulannya, tidak ada yang pernah melarang kita merayakan Hari Bumi atau aktif dalam kegiatan melestarikan atau melindungi lingkungan hidup. Namun kita juga harus bijaksana dalam menyikapinya. Jangan sampai kita justru terseret dalam gerakan yang seakan melebihi dari keputusan Sang Pencipta itu sendiri. Apalagi disusupi dengan agenda-agenda politik global yang mengatasnamakan perlindungan untuk alam.

Sumber : Gotquestion.org
Halaman :
1

Ikuti Kami