Mendalami Makna Kisah Tiga Salib di Bukit Golgota, Ini Pembahasannya!

Kata Alkitab / 19 April 2022

Kalangan Sendiri

Mendalami Makna Kisah Tiga Salib di Bukit Golgota, Ini Pembahasannya!

Contasia Christie Official Writer
1457

Pernahkah seseorang bertanya kepada Anda, kenapa waktu Tuhan Yesus disalib itu ada 2 orang yang sama-sama disalib dengannya? Tiga orang, tiga salib, tapi kenapa hanya Yesus yang mati dan bangkit kembali?

Saya sendiri berpikir. Apa yang mau Tuhan gambarkan dari adanya dua orang yang ada bersama Dia saat itu? Inilah kesimpulan yang akhirnya momin dapatkan.

 

Disebutkan tiga salib yang ada di Golgota

Dalam Matius 27:38 dan Markus 15:27 diberitahukan bahwa ada dua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus. Satu di sebelah kiri dan salah satunya di sebelah kanannya.

Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah.” Yohanes 19:17-18

Empat penulis Alkitab menggambarkan tiga orang yang disalibkan ini. Namun Yohanes sedikit berbeda. Yesus digambarkan seakan menjembatani kesenjangan. Tapi siapa sih sebenarnya kedua orang ini, dan kenapa mereka bisa menghabiskan sisa hidupnya bersama Yesus?

 

Profil dua orang yang bersama Yesus saat disalibkan

Kita tahu dari catatan Injil bahwa dua orang yang disalibkan bersama Yesus adalah penjahat, orang yang menjadi ancaman bagi masyarakat. Sepanjang hidupnya, Yesus memang sering berkomunikasi dengan orang berdosa. Seakan semuanya menjadi lengkap saat Dia meninggalkan dunia dengan orang yang terburuk menurut standar dunia. Tapi ternyata kedua orang ini lebih mewakili daripada itu.

 

Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami! " Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah." Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.” Lukas 23:39-42

Baca selanjutnya ----------------->

Sumber : Christianity.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami