Stafsus Menkeu Singgung Pajak ke Pendeta Gilbert Lumoindong, Kenapa Ya?

News / 4 April 2022

Kalangan Sendiri

Stafsus Menkeu Singgung Pajak ke Pendeta Gilbert Lumoindong, Kenapa Ya?

Lori Official Writer
1145

Pendeta Gilbert Lumoindong akhirnya mendapatkan respon tak terduga dari Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Bidang Komunikasi, Yustinus Prastowo terkait pajak.

Melalui akun Twitternya, Yustinus mengajak Gembala Senior GBI Glow tersebut untuk mengikuti program pengampunan perpajakan atau tax amnesty.

“Pak @PastorGilbertL, mari ikut Program Pengungkapan Sukarela (PPS) untuk menunjukkan cinta Tanah Air. Penghasilan hamba Tuhan dari ceramah dan pelayanan keagamaan, apalagi yang nominalnya aduhai, terutang pajak. Begitu kan @DirjenPajakRI?” tulis Yustinus dalam cuitannya pada Jumat, 1 April 2022.

 

Baca Juga: Pendeta Gilbert Lumoindong Minta Maaf Atas Cuitan Ferdinand Hutahean

 

Melalui cuitan ini, Yustinus hendak mengingatkan salah satu pendeta besar Indonesia ini terkait pengaruhnya untuk membantu negara dalam hal pembayaran pajak. 

Namun dengan ramah Pendeta Gilbert meresponi cuitan tersebut dengan menegaskan bahwa selaku warga negara yang cinta tanah air dan takut akan Tuhan, dirinya selalu taat membayar pajak setiap tahunnya.

“Siap Mas, Puji Tuhan karena cinta Tanah Air dan Takut akan Tuhan, pajak setiap tahun, dilaporkan dengan bertanggung jawab. Terima kasih Mas Prastowo, untuk mengingatkan melalui Twitter. Tuhan Yesus memberkati,” tulisnya.

Menariknya, cuitan terkait pajak ini memicu beragam respon terkait penghasilan seorang hamba Tuhan. Seorang netizen bahkan dengan terang menyebut bahwa tarif pemberkatan pernikahan Pendeta Gilbert mencapai 40 juta. 

“Gilbert tarifnya 40 juta sekali pemberkatan pernikahan (?) *otw alih profesi jadi Ibu Pendeta,” tulis akun @_fransiskancis.

Hal ini pun dibantah oleh Pendeta Gilbert. Dia menyampaikan jika setiap kali melayani dirinya tidak pernah menetapkan tarif.

“Saya Pdt. Gilbert Lumoindong, statement ini, tdk betul, saya selalu melayani tanpa menetapkan tarif. #StopHoax Tuhan Yesus memberkati @-fransiskancis ya,” tulisnya.

 

Baca Juga: Pesan Menohok Dari Pendeta Gilbert Lumoindong dan Menag ke Pendeta Jozeph Paul Zhang

 

Pendeta Gilbert berasumsi jika serangan yang ditujukan terhadapnya berawal dari kritikan terkait jasa pawang hujan yang dipakai pemerintah saat perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika di bulan Maret 2022 yang lalu. 

Secara tertulis Pendeta Gilbert juga menyampaikan melalui Twitter bahwa dirinya tidak berkompromi terhadap penggunaan pawing hujan di ajang besar tersebut. 

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Twitter.com | Tempo
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami