Kesaksian OBI: Dua Bulan Sakit, Anak Ini Membaik Setelah Berobat & Didoakan Di Baksos OBI

News / 29 March 2022

Kesaksian OBI: Dua Bulan Sakit, Anak Ini Membaik Setelah Berobat & Didoakan Di Baksos OBI

Aprita L Ekanaru Official Writer
244

Pada Sabtu (19/03/22), Obor Berkat Indonesia kembali mengadakan Baksos Kesehatan di Lawira, Nias Utara. Herlin Suci Widiyanti Zega (13 tahun) adalah salah satu anak yang ikut datang untuk memeriksakan kesehatannya. Ia juga merupakan murid di School Of Life (SOL) BNKP Lawira.

 

BACA JUGA: Kesaksian OBI: Luka Hati Masa Lalu, Ibu Siti Sembuh Saat Dijamah Tuhan

 

Herlin berobat karena mengalami gejala demam, batuk, pilek dan kehilangan selera makan, sehingga mengakibatkan berat badannya semakin turun. Gejala ini sudah ia alami selama dua bulanan. Sebelum diperiksa dokter, perawat yang bertugas mengukur tensi, suhu tubuh dan menimbang berat badannya. Dokter memberi saran untuk menjaga stamina tubuh dengan mengkonsumsi sayur-mayur dan banyak minum air putih. Setelah selesai diperiksa dokter, Herlin diberi resep obat dan didoakan.

Setibanya di rumah, Herlin langsung makan dan meminum obat yang diberikan, kemudian beristirahat tidur siang. Setelah bangun dari tidur siang, demam yang dirasakan Herlin hilang, ia merasakan tubuhnya membaik.

 

BACA JUGA: Kesaksian OBI: Claudya Bisa Membaca dan Berhitung Setelah Bergabung Di Sekolah OBI

 

"Saya sangat bersyukur, penyakit yang saya rasakan lumayan lama ini perlahan menghilang. Saya langsung memberi tahu ke orang tua dan nenek saya bahwa tubuh saya sudah mendingan. Awalnya orang tua saya tidak percaya, sudah dua bulan saya sakit dan berobat kemana-mana, sampai mengkonsumsi obat tradisional juga sudah saya lakukan, tetapi saya tidak sembuh juga. Sampai saya mendengar pengobatan gratis dari OBI ini dan didoakan, sekarang saya yakin bisa sembuh. Orang tua saya sangat bersukacita dan berterima kasih kepada OBI yang sudah mengadakan Baksos Kesehatan di daerah kami," cerita Herlin.

Sumber : https://www.oborberkat.com/
Halaman :
1

Ikuti Kami