Hari Perawat Nasional Indonesia, Simak Sejarahnya Di Sini

News / 17 March 2022

Kalangan Sendiri

Hari Perawat Nasional Indonesia, Simak Sejarahnya Di Sini

Aprita L Ekanaru Official Writer
819

Setiap tanggal 17 Maret, diperingati sebagai Hari Perawat Nasional. Hari ini merupakan sebuah momentum untuk memperingati peran para perawat di dunia kesehatan. Apalagi selama masa pandemi Covid-19 ini, mereka merupakan bagian dari garda terdepan yang paling sibuk mengurus masyarakat Indonesia yang tepapar oleh virus Corona.

Apakah Anda telah mengetahui sejarah ditetapknnya Hari Perawat Nasional? Terbentuknya Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) merupakan awal penetapan Hari Perawat Nasional yakni pada tanggal 17 Maret 1974.

Dilansir dari laman ppni-inna.org, terbentuknya PPNI dicetuskan oleh perintis perawat berdasarkan kebulatan tekad spirit bahwa tenaga keperawatan harus berada pada wadah/organisasi profesi perawat di Indonesia.

Sebelum tahun 1974, organisasi perawat di Indonesia telah berkembang pesat sesuai dengan perkembangan zaman. Pada masa penjajahan ditemukan adanya rumah sakit, yakni Residen Vpabst (1819) di Batavia, kemudian berubah menjadi Stadsverband (1919) dan berubah menjadi CBZ (Central Burgerlijke Zieken Inrichting) di daerah Salemba yang akhirnya saat ini menjadi RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo).

Di zaman itu, perawat telah memiliki berbagai perkumpulan sebagai wadah organisasi perawat. Terdapat berbagai organisasi diantaranya adalah Perkumpulan Kaum Verpleger Foster Indonesia (PKVI), Persatuan Djuru Kesehatan Indonesia (PDKI), Persatuan Perawat Indonesia (PPI), Ikatan Perawat Indonesia (IPI).

Dipimpin oleh Drs. Maskoed Soerjasumantri, organisasi-organisasi perawat mengadakan pertemuan sidang yang dihadiri oleh IPI, PPI dan PDKI. Dihadiri pula oleh Ojo Radiat dan HB. Barnas. Pada hari itu disepakati untuk melakukan fusi organisasi dan menyatukan diri dalam satu wadah organisasi yang saat itu masih bernama Persatuan Perawat Nasional.

Berlokasi di Ruang Demontration Jl. Prof Eykman Bandung No.34 Bandung Jawa Barat, tanggal 17 Maret 1974, penggabungan atau fusi organisasi disetujui dan dilakukan pernyataan bersama terbentuknya Persatuan Perawat Nasional Indonesia, serta membentuk suatu kepanitian untuk mempersiapkan Kongres Pertama yang dilangsungkan pada tahun 1976.

PPNI berkomitmen untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat dan profesi keperawatan dengan menyusun RUU keperawatan yang saat ini terus diperjuangkan untuk disyahkan menjadi undang-undang. Dalam usianya yang tergolong produktif, PPNI telah bertumbuh menjadi organisasi yang mandiri.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami