Jalan Pengampunan Jadi Pilihanku Untuk Kembali Merasa Berharga - Yana

News / 19 February 2022

Jalan Pengampunan Jadi Pilihanku Untuk Kembali Merasa Berharga - Yana

Lori Official Writer
607

Sejak duduk dibangku SMA, Yana dan Anastasya adalah dua sahabat yang sangat dekat. Meski berbeda keyakinan, keduanya tetap saling menghormati. 

Sebagai perantau, Yana benar-benar peduli dengan keadaan Anastasya. Setiap kali sakit, Yana pasti bersedia merawat Anastasya. Tak jarang, dia juga kerap mengajaknya makan bersama dengan keluarganya.

Sayangnya sehabis lulus SMA, mereka harus meneruskan pendidikan di kampus yang berbeda. Anastasya memutuskan kuliah di salah satu kampus swasta sementara Yana memilih untuk bekerja. 

Namun entah kenapa, semenjak kuliah sikap Anastasya menjadi berubah. Dia lebih cuek dari biasanya. Awalnya Yana mengira jika hal itu biasa karena memang mereka sudah sangat jarang bertemu.

 

Baca Juga: Kepahitanku Sembuh Berkat Jawaban Doa – Melinda

 

Akan tetapi, semakin lama kok sikap Anastasya semakin kasar. Dia bahkan tega menghina Yana dan menuduhnya sebagai perempuan yang tidak baik. Karena tak paham apa yang sedang terjadi, Yana memutuskan untuk menanyakannya secara langsung. 

Hingga pertengkaran pun terjadi. Lantaran sudah dikuasai emosi, Anastasya pun memukuli Yana hingga babak belur. Kekerasan yang dialami Yana membuatnya semakin kecewa dan sakit hati. Bukan saja hanya dihina dan dituduh yang bukan-bukan, tetapi dia bahkan mendapatkan tindakan kekerasan fisik.

Perlakuan yang dia terima membuat Yana tertekan dan putus asa. Selama berminggu-minggu dia memilih mengurung diri di kamar. Dia bahkan sampai jatuh sakit karena menolak untuk makan. Dia terus menerus menyalahkan diri sendiri, menyalahkan kondisi fisiknya yang tidak sempurna, sebagaimana diucapkan oleh Anastasya.

Hal itupun membuat Yana kehilangan rasa percaya diri dan berpikir tak akan ada lagi orang yang mau berteman dengannya.

 

Temukan Tayangan Superyouth

Suatu kali, Yana pun menemukan Instagram Superyouth. Lalu dia mulai menyaksikan tayangan-tayangan yang diproduksi di Youtube Channelnya. Dari sanalah, Yana menemukam kisah tentang pengampunan. 

Dia masih ingat jelas pesan yang disampaikan lewat tayangan tersebut berkata, ‘Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi lawanlah kejahatan dengan kebaikan’. 

Pesan ini pun membuat Yana sadar bahwa dia tak seharusnya meresponi tindakan Anastasya dengan sakit hati dan menyalahkan diri sendiri.

Merasa perlu membagikan masalah yang ia alami, akhirnya Yana memutuskan untuk menghubungi tim Superyouth. Dari sanalah Yana diserahkan kepada tim Sahabat 24. 

 

Baca Juga: Hampir Menyerah, Tapi Tuhan Membukakan Jalan – Grace Ersil

 

 

Dibimbing oleh Sahabat 24

Melalui bimbingan Sahabat 24, Yana mulai membuka hatinya untuk mengampuni sahabat yang sudah melukai hatinya itu.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Sahabat 24
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami