Terkadang Perbedaan Love Language Bikin Kamu Merasa Gak Dicintai Lho, Kok Bisa Ya?

Terkadang Perbedaan Love Language Bikin Kamu Merasa Gak Dicintai Lho, Kok Bisa Ya?

Claudia Jessica Official Writer
164

Pernahkah Anda merasa kurang disayangi oleh pasangan? Atau Anda merasa hubungan terasa bosan? Atau mungkin Anda merasa bahwa hanya Anda yang menyayangi pasangan Anda? Sebelum mengambil kesimpulan seperti ini, Anda harus memahami sesuatu yang disebut sebagai Love Language, atau bahasa cinta.

Love language atau bahasa cinta adalah cara seseorang mengekspresikan rasa cinta dalam suatu hubungan. Dr. Gary Chapman, melalui bukunya yang berjudul The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate menyatakan bahwa ada 5 bahasa cinta dalam merasakan maupun menunjukkan cinta yaitu Words of Affirmation (kata-kata afirmasi), Acts of Service (tindakan nyata), Receiving Gifts (menerima hadiah), Quality Time, dan Physical Touch (sentuhan fisik).

Dalam menjalin hubungan, sangat penting bagi kita saling mengetahui love language antara diri kita sendiri dan pasangan. Karena tanpa mengetahui love language satu sama lain, kita bisa saja mengalami kesalahpahaman dan tidak bisa berkomunikasi dengan tepat. Misalnya love language Anda adalah words of affirmation (kata-kata afirmasi), sedangkan pasangan Anda adalah acts of service (berbicara melalui tindakan).

Maka ada kemungkinan dimana Anda tidak akan merasa dicintai sampai pasangan Anda akhirnya mengatakan bahwa mereka mencintai Anda, meskipun sudah banyak tindakan yang dia lakukan sebagai caranya menyatakan cintanya untuk Anda. Karena yang terpenting bagi Anda adalah pengakuan dari pasangan melalui kata-katanya.

Bayangkan jika hal seperti ini terjadi hanya karena kesalahpahaman dalam menangkap bahasa kasih Anda dan pasangan. Bisa-bisa Anda dan pasangan sama-sama merasa tidak dicintai ataupun dihargai atas upaya yang telah dilakukan untuk menunjukkan rasa sayang.

Lantas apakah perbedaan love language berarti tidak cocok dengan pasangan?

Anda dan pasangan tidak perlu memiliki love language yang sama untuk mempertahankan hubungan. Perbedaan love language seperti ini dapat diatasi dengan komunikasi dan memberikan pengertian satu sama lain.

Mulailah dengan mengenali love language Anda dan pasangan. Cari tau bagaimana dia merasa dicintai dan komunikasikan juga dengan pasangan tentang bagaimana Anda merasa dicintai. Dengan saling mengetahui love language masing-masing, Anda akan mampu memenuhi kebutuhan kasih pasangan Anda dan begitu juga sebaliknya.

 

BACA JUGA: 5 Bahasa Cinta Bagi Anak

 

Bagaimana cara mengetahui love language Anda dengan pasangan?

Ada beberapa cara untuk mengetahui love language Anda dan pasangan. Salah satunya bisa dilakukan dengan mengikuti tes atau kuis yang bisa Anda temukan di internet. Selain itu, Anda juga bisa mencari tahu love language Anda dan pasangan lewat tiga pertanyaan di bawah ini:

1. Bagaimana cara Anda mengungkapkan rasa sayang terhadap orang di sekitar?

Coba Anda lihat lagi apa yang Anda lakukan untuk menunjukkan rasa sayang Anda terhadap orang di sekeliling Anda? Apakah Anda kerap membantu mereka, memuji mereka, berkontak fisik dengan mereka, memberi hadiah atau menghabiskan waktu bersama mereka?

2. Apa yang paling sering mengganggu Anda?

Terkadang kita memiliki keluhan yang hanya disimpan sendirian. Misalnya ketika kita merasa jengkel karena tidak bisa menghabiskan waktu bersama pasangan, tandanya Anda memiliki Love Language berupa Quality Time.

3. Apa yang sering Anda inginkan?

Love language tidak hanya menunjukkan bagaimana cara Anda mencintai seseorang. Namun juga tentang bagaimana Anda menerima cinta dari orang lain. Misalnya jika sering minta dipuji atas pekerjaannya atau penampilannya, tandanya Love Language anda adalah Words of Affirmation.

Yang paling dalam hal ini adalah pemahaman akan Love Language itu sendiri dan bagaimana Anda dan pasangan saling menerima dan berusaha memenuhi kebutuhan satu sama lain.

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami