Yesus Tidak Hidup di Bumi Hanya untuk Membuktikan Bahwa Dia adalah Tuhan
Kalangan Sendiri

Yesus Tidak Hidup di Bumi Hanya untuk Membuktikan Bahwa Dia adalah Tuhan

Claudia Jessica Official Writer
      1095

Yohanes 10:10

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 27; Lukas 3; Ayub 34-35

Suatu musim dingin selama Hari Raya Pentahbisan (Hanukkah), Yesus berjalan di Barisan Tiang Salomo dari bait suci di Yerusalem. Kerumunan orang berkumpul di sekelilingnya dan menuntut kepadanya:

“Berapa lama Anda akan membuat kami tegang? Jika Anda adalah Kristus, beri tahu kami dengan jelas.”

“Aku memang memberitahumu,” jawabnya, “tetapi kamu tidak percaya. Mukjizat yang aku lakukan dalam nama Bapaku berbicara untukku… Aku dan Bapa adalah satu.” ~ (Yohanes 10:22, 25, 30 TB)

Klaim Tuhan diperkuat oleh fakta bahwa nubuatannya terpenuhi. Ratusan tahun sebelum Yesus datang ke bumi, berbagai nabi Israel menubuatkan kelahiran-Nya yang ajaib, tempat kelahiran-Nya, karakter ilahi-Nya, tujuan pelayanan-Nya, bagaimana Dia akan mati, dan bahwa Dia akan dibangkitkan. Nubuat-nubuatan ini hanya mewakili sedikit dari banyak ramalan yang dibuat tentang kehidupan, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus. Dia menggenapi semuanya sampai ke detail terakhir.

Setelah penyaliban-Nya yang kejam, Yesus menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan yang bangkit dari kematian dan menampakkan diri selama empat puluh hari kepada ratusan orang, sebanyak lima ratus orang dalam satu pertemuan. Kemudian, ketika para pengikut-Nya menyaksikan dengan heran, Yesus kembali ke surga, menjanjikan hubungan yang berkelanjutan dengan mereka yang mengasihi Dia.

Firman Allah yang kudus juga menegaskan klaim Yesus. Rasul Paulus mencatat, Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci, tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud, dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.” ~ ( Roma 1:2-4, TB).

Yesus tidak hidup di bumi hanya untuk membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan. Dia datang untuk memberi Anda hidup yang kekal, untuk menawarkan pengampunan dan membebaskan Anda dari dosa dan kesalahan, untuk memberi Anda kehidupan yang penuh dan bermakna di bumi ini. Dan karena Yesus adalah Allah maka Dia dapat memberikan pengampunan dari dosa dan memampukan Anda untuk hidup berkelimpahan.

Dalam percakapan dengan seorang pemimpin agama pada zaman-Nya, Yesus berkata, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.” ~ ( Yohanes 3:16-17 , TB).

Paulus menulis, “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.” ~ (Roma 8:1-2 TB).

Kehidupan yang kaya dan memuaskan adalah warisan setiap orang Kristen. Yesus bermaksud agar kehidupan Kristen menjadi petualangan yang mengasyikkan dan berlimpah. Dia berjanji.

 

Hak cipta oleh Bill Bright. Disadurkan dari crosswalk.com.

Ikuti Kami