Saya Membalas Pengkhianatan Dengan Pengampunan - Caleb Napitupulu

Saya Membalas Pengkhianatan Dengan Pengampunan - Caleb Napitupulu

Lori Official Writer
1399

Kehilangan sosok ayah dalam hidup saya menjadi titik balik saya kembali mencari Tuhan. 

Tanpa disengaja, di suatu malam ketika saya tidak bisa tidur, saya menemukan tayangan Solusi di TV yang mengisahkan kesaksian narasumber yang bertobat dan diubahkan Tuhan. Ketika itu, saya merasa dijamah Tuhan dan membawa saya kembali kepada Tuhan setelah lama sudah meninggalkan Dia.

Saya pun digerakkan untuk menghubungi Sahabat 24 dan berbagi tentang persoalan hidup yang saya hadapi. 

Setelah beberapa kali menyaksikan tayangan Solusi, saya kembali diberkati dengan kesaksian seorang ibu yang dibebaskan dari hutang miliaran rupiah pada Oktober 2020 lalu. Saat itu, saya juga sedang mengalami masalah ekonomi. Pandemi membuat usaha developer perumahan yang saya geluti bersama teman-teman lama saya mengalami kelesuan. Proses pembayaran dari subsidi pemerintah tak kunjung cair. Sementara uang saya sudah habis terpakai untuk pengobatan Covid-19 yang saya alami pada bulan Maret 2020 silam karena janji pemerintah untuk membayar seluruh perawatan pasien Covid-19 juga tak kunjung datang.

 

Baca Juga: 

Berkat Doa, Mujizat Tuhan Terjadi Atas Pekerjaanku – Frans Nofalo

Doa Tak Dijawab, Aku Kecewa dan Marah Sama Tuhan – Tanius Lomma Yikwa

 

Saat itu, saya mengalamai kekecewaan karena ternyata saya dikhianati oleh rekan-rekan kerja saya. Saya tidak mendapat bayaran dari hasil kerja yang kami lakukan. Hal ini membuat saya kecewa, terutama karena kami kerap pelayanan bersama.

Saat itulah saya menghubungi Sahabat 24 dan meminta dukungan doa untuk kesulitan ekonomi yang saya hadapi.

 

Berkat Tuhan Datang Tepat Waktu

Saya terdorong menghubungi Sahabat 24 lewat pesan Whatsapp pada 9 November 2021 silam. 

Saya berterima kasih kepada Sahabat 24 karena berkat doa-doa yang mereka panjatkan untuk saya, mujizat Tuhan terjadi. Akhirnya pemerintah menepati janjinya dengan membayarkan biaya pengobatan Covid-19 saya dari rumah sakit. 

Meskipun kondisi ekonomi saya belum stabil, tetapi saya tetap bersyukur kepada Tuhan. Apalagi ketika saya diberikan hati untuk mau mengampuni rekan-rekan yang sudah mengkhianati saya. 

Saat itu, saya hanya percaya kalau Tuhan pasti akan mencukupkan segala kebutuhan saya. Bahkan saya berkomitmen dan mengambil bagian untuk memberkati orang lain dengan ikut menjadi mitra CBN dan OBI.

Saya sangat bersyukur bisa menemukan Solusi dan konseling doa Sahabat 24 karena dari sinilah saya kembali mengenal Tuhan dan dikuatkan menghadapi setiap persoalan hidup saya.

 

Apakah Anda rindu lebih banyak orang membagikan kesaksian iman seperti kisah ini? Anda bisa menjangkau lebih banyak jiwa di luar sana dengan menjadi mitra pelayanan kami.

 

DAFTAR

Sumber : Sahabat 24
Halaman :
1

Ikuti Kami