Ketika Saya Mengandalkan Tuhan, Semuanya Berubah – Edho Zell

Ketika Saya Mengandalkan Tuhan, Semuanya Berubah – Edho Zell

Claudia Jessica Official Writer
541

Edho Zell, seseorang yang saat ini dikenal sebagai influencer di sosial media, rupanya pernah bermimpi untuk menjadi artis. Berkali-kali mengikuti casting, namun selalu ditolak.

Belum menyerah dengan keadaannya, Edho Zell memulai karirnya sebagai Youtubers pada tahun 2009 yang mana saat itu YouTubers masih belum berjaya seperti sekarang ini. Kala itu, masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara mendapatkan penghasilan melalui YouTube. Namun hal tersebut masih belum membuahkan hasil.

Memiliki latar belakang keluarga yang broken home, kondisi finansial keluarga yang tidak stabil, hingga gagal menikah, semakin menambah beban hidupnya. Keadaannya yang demikian membuat Edho Zell lambat laun menjadi depresi hingga tidak bisa marah ataupun menangis. Depresi berbulan-bulan membuat tujuan hidup Edho Zell semakin tidak jelas.

Sebagai penganut agnostik, perhatian Edho Zell teralihkan kepada status bbm temannya yang sering kali mengunggah ayat Alkitab serta lagu-lagu rohani yang sedang didengarnya. Edho Zell yang penasaran kenapa temannya sangat cinta pada Tuhan Yesus, memutuskan untuk pergi ke gereja seorang diri.

“Saya memberanikan diri untuk ke gereja. Sendiri, gak ada yang ngajak atau apa, saya datang aja ke gereja. Terus ikutin ibadahnya yang saya gak ngerti disuruh berdiri, ya berdiri. Disuruh duduk, saya duduk. Pokoknya ikutin aja,” ungkap Edho.

Ibadah yang diikutinya membuat Edho merasa lebih lega setelah bisa mengeluarkan emosinya.

“Di tengah-tengah ibadah itu, saya nggak tau kenapa, tapi nangis. Nah, itu lega banget sih karena selama tiga bulan ga bisa nangis, ga bisa marah, begitu di gereja tuh, saya bisa nangis. Lega banget. Jadi seminggu sekali pasti ke gereja, ikutin ibadah Minggu untuk numpang nangis doang, biar lega aja gitu,” cerita Edho.

Namun bukan hanya menangis saja, semakin rutin Edho Zell beribadah di gereja, ia merasa semakin mengenal sosok Tuhan Yesus.

“Makin sering ke gereja makin kenal sosok Tuhan Yesus, apa yang diajarkannya, kemudian juga kenal sama kekristenan. Sampai di salah satu titik, saya menyerahkan diri kepada Tuhan Yesus,” pungkas Edho.

Semakin mengenal Tuhan Yesus, semakin berkembang pula sosok Edho Zell. Mindset Edho pun diubah, yang awalnya ingin menghasilkan banyak uang dari dunia entertainment, kini ia memiliki visi untuk menjadi dampak bagi anak muda.

“Setelah saya merasa klik, saya berdoa. Saya masih inget banget doanya. Tuhan, saya mau bertobat. Kalau dulu ingin punya banyak duit, ingin dicintai banyak orang, tapi saya mau bertobat. Saya pengen masuk dunia entertainment karena ingin menjadi dampak buat anak-anak muda.”

Pertobatan Edho mendorongnya memiliki mindset yang baru dan ia banyak pintu-pintu berkat yang dibukakan baginya.

“Diberkati luar biasa, jalan-jalan (pintu berkat) dibukakan. Dari situ kayak baru mengerti, oh ternyata Tuhan itu punya purpose (tujuan) seperti itu buat diri saya. Memang purposenya saya tuh, Tuhan mau Edho Zell jadi dampak di dunia entertainment buat anak-anak muda yang broken home, yang punya struggle (pergumulan). Dan karena saya dimenangkannya di sosial media, saya juga ditempatkan di sosial media.” kata Edho.

“Ternyata memang ini yang Tuhan mau. Kenapa selama ini gue di TV gak diterima casting, karena Tuhan gak mau saya di TV. Tuhan maunya saya di sosial media,” lanjutnya.

Edho mengungkapkan hal yang membuat hidupnya mengalami terobosan dan menjadi lebih baik.

“Begitu saya mengandalkan Tuhan, semuanya berubah. Tiba-tiba ada terobosan, tiba-tiba kita 500 subscribers. Tahun berikutnya satu juta subscribers. Jadi memang I don't think the best is platform ya. Tapi tentang kita mengenal dan kita tahu sebenarnya apa sih yang Tuhan mau dalam hidup kita.”

Setelah mengetahui tujuan hidupnya, Edho tidak pernah lagi menyesali masa lalunya.

“Semua Saya (Tuhan) izinkan terjadi supaya kamu bisa menjalankan tujuan Saya (Tuhan),” tutupnya.

Sampai saat ini, Edho Zell aktif di sosial medianya dan berusaha memberikan dampak baik bagi anak-anak muda sebagaimana tujuan hidup yang diyakininya sebagai panggilan Tuhan.

Sumber : superyouth | jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami