Turut Berduka Cita, Penembakan di Sekolah Michigan Tewaskan 4 Siswa. Ini Pelakunya…

Turut Berduka Cita, Penembakan di Sekolah Michigan Tewaskan 4 Siswa. Ini Pelakunya…

Lori Official Writer
384

Sebuah insiden penembakan terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Oxford di Michigan pada Selasa (30/11) siang. Tepat sebelum pukul 01.00 waktu setempat, seorang siswa kelas 2 menembaki para siswa yang tengah berada di dalam ruangan. Akibatnya insiden ini menyebabkan 4 orang siswa tewas dan 7 lainnya ditambah seorang guru mengalami luka-luka.

Pihak kepolisian akhirnya berhasil menahan pelaku yang baru berusia 15 tahun itu dan terus menggali informasi terkait motif yang mendorong pelaku melakukan tindakan nekad tersebut.

“Bagian penyelidikan kami adalah untuk menentukan apa yang terjadi sebelum peristiwa itu dan jika ada tanda-tanda yang terlewatkan, bagaimana bisa terlewatkan dan mengapa,” ungkap petugas kepolisian, Michael Bouchard.

Berdasarkan tangkapan video CC TV, pelaku terlihat membawa senjata ketika keluar dari kamar mandi. Namun tidak jelas kemana dia pergi setelah itu.

 

Baca Juga: Ngeri, Mobil Ini Serang Parade Natal di Wisconsin dan Tewaskan 5 Orang

 

Namun seorang saksi yang bersembunyi di dalam ruangan bernama Aiden Page menceritakan apa yang mereka rasanya saat pelaku melepaskan tembakan ke dalam ruang kelas.

Dia menjelaskan bahwa pelaku mulai menembaki para siswa dan guru yang saat itu berada di ruang kelas. 

“Kami mendengar dua tembakan dan setelah itu, guru saya berlari ke dalam ruangan, menguncinya, kami menutup ruangan lalu menutup jendela dan bersembunyi,” terangnya.

Terkait insiden ini, Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer pun menyampaikan ucapan duka cita kepada seluruh keluarga korban dan menegaskan supaya tindak kejahatan penembakan serupa segera dituntaskan.

“Saya pikir ini adalah mimpi terburuk bagi setiap orang tua. Hati saya tertuju kepada keluarga (korban). Ini adalah tragedi yang tak terbayangkan. Saya berharap kita semua bisa bangkit dan merangkul seluruh keluarga, anak-anak yang terdampak dan seluruh pihak sekolah dan komunitas ini,” ungkap Whitmer.

Sementara Wakil Kepala Sekolah Oxford, Michael G. McCabe menyampaikan bahwa pelaku bisa diproses secara hukum sebagai orang dewasa. Namun keputusan tersebut diserahkan kepada Kantor Kejaksaan Kabupaten Oakland untuk menetapkan proses hukum yang harus dijalani pelaku yang masih berusia remaja tersebut.

Penembakan yang terjadi di sekolah-sekolah di Amerika terus berulang. Sangat disayangkan karena pelaku merupakan siswa sekolah itu sendiri.

Karena itu banyak pihak yang meminta supaya sekolah-sekolah di Amerika dilengkapi dengan detektor logam. Sehingga siswa tidak bebas membawa senjata api ke dalam lingkungan sekolah.

 

Baca Juga: Putranya Ditembak 7 Kali, Ibu Jacob Blake Pilih Minta Doa Dari Pendeta

 

Sementara Jaksa Oakland County Karen D. McDonald menyampaikan supaya insiden ini bisa menjadi momentum bagi pemerintah untuk meninjau kembali undang-undang terkait kepemilikan senjata di Amerika.

“Jika insiden kemarin yang menewaskan empat siswa dan beberapa lain terluka tidak cukup untuk meninjau kembali undang-undang (kepemilikan) senjata kita, saya tidak akan habis pikir,” ucap McDonald.

Mari berdoa supaya tindakan kriminal yang terjadi di sekolah-sekolah Amerika selama ini bisa menjadi peringatan bagi seluruh orangtua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya. Karena bisa saja tindakan tersebut disebabkan oleh faktor-faktor yang terjadi dari keluarga, termasuk kurangnya pengawasan dan perhatian terhadap anak.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami