Konten Pemanggilan Arwah Vanessa Dikecam, Apa Kata Alktiab Soal Memanggil Arwah?

Konten Pemanggilan Arwah Vanessa Dikecam, Apa Kata Alktiab Soal Memanggil Arwah?

Claudia Jessica Official Writer
269

Kepergian Vanessa Angel dan suaminya meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Tak hanya bagi keluarga, banyak dari masyarakat Indonesia yang juga ikut merasakan duka dari kepergian orang tua Gala Sky Ardiansyah itu.

Sayangnya, di tengah duka yang masih hangat, ada saja oknum yang memanfaatkan momen ini sebagai konten. Konten yang bertajuk “Panggil Arwah” Vanessa Angel itu pun viral dan dikecam oleh banyak orang.

“Astagfirullah, jahat banget. Itu parah banget, sih. Nggak suka banget aku kayak gitu,” kata Emma Warokka, sahabat Vanessa Angel.

“Saya juga mengecam itu. Nggak benar itu. Janganlah yang kayak gitu-gitu. Mereka udah tenang kok di sana ya. Kita doain aja yang terbaiklah. Yang penting Gala gimana ke depannya,” ujar Milano Lubis, kuasa hukum Vanessa Angel.

Tak hanya dari orang-orang dekat Vanessa, kejadian ini juga mendapat kecaman dari MUI.

“Terkait adanya konten YouTuber yang melakukan pemanggilan arwah atas almarhumah Vanessa Angel, sungguh saya sangat menyayangkan dan menyesalkan masih ada orang-orang yang membicarakan saudaranya yang telah meninggal,” kata Wasekjen MUI, Muhammad Ziyad.

Lantas apa kata Alkitab soal pemanggilan arwah?

Dalam Alkitab, ada tokoh Alkitab yang juga berusaha memanggil arwah. Tokoh tersebut adalah Saul. Pada mulanya, Saul adalah seorang raja diurapi Tuhan. Namun seiring dengan waktu berjalan, Saul menjadi seorang raja yang serakah dan sombong. Akibatnya, Tuhan meninggalkan Saul.

Karena Tuhan telah meninggalkan Saul, dia berusaha memanggil arwah Samuel untuk meminta petunjuk.

Dalam istilah Yunani, pemanggilan arwah orang mati disebut nekromansi, yang dalam KBBI berarti kemampuan meramalkan masa depan dengan mengadakan hubungan arwah orang yang telah meninggal. Nekromansi melibatkan seseorang sebagai medianya. Praktik nekromansi dilarang keras dalam Alkitab dan dianggap sebuah kekejian bagi Allah (Ul. 18:10-12).

Sejatinya, Bangsa Israel, dan juga kita, pengikut Kristus tidak boleh memanggil arwah orang-orang yang telah mati dan petunjuk sejati hanya dapat diperoleh dari Tuhan (Yes. 8:18). Mereka yang melakukannya akan mendapatkan hukuman yang berat dengan dilenyapkan di tengah bangsa (Im. 20: 6), dan dirajam dengan batu (Im. 20: 27).

 

Selengkapnya kisah Saul memanggil arwah Samuel, klik DI SINI.

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami